
Cara Memasak Daging Kambing yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Empuk (Freepik)
JawaPos.com - Idul Adha merupakan momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjadi waktu untuk berkurban dan berbagi, perayaan ini identik dengan melimpahnya stok daging, khususnya daging kambing.
Sayangnya, tidak semua orang tahu cara memasak daging kambing yang benar. Hasilnya, daging bisa menjadi alot dan menimbulkan bau prengus yang kurang sedap.
Padahal, dengan teknik yang tepat, daging kambing bisa diolah menjadi hidangan lezat, empuk, dan bebas bau.
Berdasarkan panduan dari HalalBox dan One Stop Halal, berikut ini adalah tips memasak daging kambing yang bisa kamu praktikkan di rumah, terutama saat menyambut hari raya kurban seperti Idul Adha.
1. Pilih Potongan Daging yang Tepat untuk Menentukan Metode Memasak Diinginkan
Memilih potongan daging yang tepat sangat penting untuk menghasilkan masakan yang empuk. Potongan seperti paha belakang, bahu, dan iga cocok untuk metode memasak yang lambat (slow cooking), sementara potongan seperti loin dan chop cocok dimasak dengan cara memanggang atau menggoreng. Pastikan daging yang dipilih segar dan berkualitas baik.
2. Marinasi untuk Menghilangkan Bau dan Mengempukkan Daging
Marinasi adalah langkah penting untuk mengurangi bau khas daging kambing dan membuatnya lebih empuk. Gunakan bahan-bahan seperti yogurt, jus nanas atau lemon, bawang putih, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Marinasi selama minimal 2 jam atau semalaman di lemari es untuk hasil terbaik.
3. Gunakan Metode Memasak yang Tepat
Daging kambing sebaiknya dimasak dengan metode yang lambat dengan menggunakan air atau sedikit air agar lembab untuk menghindari tekstur yang keras. Beberapa metode yang disarankan meliputi:
Slow Cooking: Memasak dengan api kecil dalam waktu lama, cocok untuk potongan daging yang lebih besar dan keras.
Pressure Cooking: Menggunakan panci presto untuk mempercepat proses memasak namun tetap menjaga kelembutan daging.
Braising: Menggoreng daging sebentar lalu memasaknya dalam cairan (seperti kaldu atau saus) dengan api kecil.
Hindari memasak dengan suhu tinggi dalam waktu singkat, karena dapat membuat daging menjadi keras dan kering.
4. Gunakan Bumbu dan Rempah yang Tepat

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
