
Hidangan ini menjadi sajian wajib saat Tahun Baru Korea karena melambangkan awal yang bersih dan harapan akan keberuntungan (Dok. Michelin Guide)
JawaPos.com - Memasuki musim dingin, masyarakat Korea kembali ramai menikmati tteokguk, sup hangat berisi irisan kue beras yang sudah sejak lama menjadi bagian dari tradisi kuliner Negeri Gingseng. Hidangan sederhana ini tidak hanya hadir sebagai makanan penghangat tubuh, tetapi juga membawa makna simbolis yang kuat.
Dalam laporan kuliner internasional, tteokguk digambarkan sebagai makanan yang selalu muncul di meja keluarga saat menyambut awal tahun baik Tahun Baru Gregorian maupun Tahun Baru Lunar.
The Korea Times mencatat bahwa menyantap tteokguk pada hari pertama tahun baru dianggap sebagai tanda bertambahnya usia secara simbolis bagi masyarakat Korea. Warna putih tteok melambangkan niat yang bersih untuk memulai tahun, sementara bentuk ovalnya mirip kepingan uang logam sering dihubungkan dengan harapan akan rezeki dan keberuntungan. Tradisi ini membuat tteokguk memiliki tempat khusus dalam budaya Korea, terutama sebagai makanan yang dinikmati bersama keluarga di hari yang dianggap paling penting dalam kalender mereka.
Sisi kuliner tteokguk juga mendapat perhatian dari Michelin Guide. Dalam ulasannya, mereka menjelaskan bahwa kuah tteokguk umumnya dibuat dari kaldu daging sapi atau ikan yang memberi rasa gurih khas, kemudian dipadukan dengan irisan kue beras yang lembut. Beberapa keluarga menambahkan telur, rumput laut kering, atau irisan daging untuk memperkaya teksturnya.
Michelin menilai tteokguk sebagai hidangan yang merangkum esensi masakan Korea: sederhana dalam bahan, namun sarat makna dan tradisi yang mengikat masyarakatnya dari generasi ke generasi.
Karena rasa yang menenangkan dan nilai budaya yang kuat, tteokguk terus hadir sebagai salah satu makanan musim dingin paling populer di Korea. Dari rumah tangga hingga restoran, hidangan ini menjadi simbol awal yang baik, sekaligus bukti bahwa makanan bisa menjadi cara masyarakat merawat ingatan dan kebiasaan yang diwariskan turun-temurun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
