Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 18.03 WIB

Fish Amok Kamboja: Kari Ikan Beraroma Rempah yang Jadi Ikon Kuliner

Fish Amok, ikon kuliner khas Kamboja yang terbuat dari kari ikan kukus yang dibalut daun pisang. (Southeast Asia Backpacker) - Image

Fish Amok, ikon kuliner khas Kamboja yang terbuat dari kari ikan kukus yang dibalut daun pisang. (Southeast Asia Backpacker)

JawaPos.com - Di Kamboja, ada satu hidangan tradisional yang bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol budaya dan identitas kuliner, Fish Amok atau dikenal dalam bahasa Khmer sebagai Amok Trey.

Dikutip dari News Asia Tour, kata amok sendiri merujuk pada teknik memasak dengan cara mengukus. Hidangan ini kerap disebut sebagai makanan nasional Kamboja.

Amok merupakan kari ikan kukus dengan tekstur mirip mousse yang lembut. Biasanya, sajian ini dikukus dalam balutan daun pisang sehingga menghadirkan cita rasa khas sekaligus aroma harum yang menggugah selera. Hidangan ini umumnya disajikan bersama nasi putih hangat, menjadikannya makanan rumahan sekaligus santapan istimewa.

Jejak Sejarah Fish Amok

Asal-usul Fish Amok hingga kini masih diperdebatkan. Menurut Southeast Asia Backpacker, penggunaan ikan air tawar menandakan bahwa hidangan ini kemungkinan besar lahir dari wilayah sekitar Danau Tonlé Sap yang memang kaya akan hasil perikanan.

Ada pula pendapat yang menyebut bahwa Amok Trey dulunya merupakan hidangan kerajaan pada masa kejayaan Kekaisaran Khmer antara abad ke-9 hingga ke-15. Sayangnya, sebagian besar sejarah kuliner Kamboja kurang terdokumentasi secara tertulis. Resep dan tradisi kuliner lebih banyak diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Pada era kelam 1970-an, ketika rezim Khmer Rouge berkuasa, tidak hanya 1,7 juta jiwa melayang akibat genosida, tetapi juga banyak warisan budaya ikut lenyap. Termasuk di dalamnya adalah resep kuno dan pengetahuan kuliner yang sempat hampir hilang. Namun, Fish Amok tetap bertahan sebagai simbol daya hidup kuliner Khmer.

Proses Memasak Fish Amok

Untuk membuat Fish Amok, langkah pertama adalah menyiapkan bumbu khas Kamboja yang disebut Kroeung. Pasta rempah ini terdiri dari serai, kunyit, lengkuas, dan sejumlah bahan lainnya. Dilansir dari News Asia Tour, pasta tersebut kemudian dicampur dengan santan dan telur untuk menghasilkan saus halus bertekstur creamy.

Fillet ikan segar, seperti ikan gabus, ikan patin, atau snakehead fish yang banyak ditemukan di perairan Kamboja, dimarinasi dengan campuran bumbu tersebut. Selanjutnya, adonan dikukus dengan daun pisang hingga matang sempurna. Hasilnya adalah kari ikan yang gurih, lembut, dan kaya cita rasa rempah.

Rekomendasi Tempat Mencicipi Fish Amok yang Autentik

Bagi wisatawan yang ingin mencicipi Fish Amok autentik, ada sejumlah restoran populer di Phnom Penh yang direkomendasikan oleh Wanderlog. Salah satunya, Eleven One Kitchen.

Restoran ini memiliki dua cabang di Phnom Penh, yakni di Russian Market dan BKK 1. Konsepnya menekankan bahan segar lokal dengan pilihan menu berbasis nabati, meski bukan sepenuhnya vegetarian.

Eleven One Kitchen juga terkenal dengan kebijakan ramah lingkungannya, yaitu tanpa plastik, menggunakan sedotan bambu, serta kemasan biodegradable untuk layanan pesan antar.

Seorang pengunjung, Selina J menuliskan di Google Review, “Restoran yang luar biasa! Stafnya sangat ramah, mereka membantu kami memilih menu dan memberikan rekomendasi. Area dalam cukup sejuk dengan kipas angin, sedangkan taman luar sangat cantik. Makanannya juga luar biasa. Kami mencoba tumis kacang mete dan mangga, satu dengan ayam dan satu dengan tahu. Keduanya enak sekali. Sangat direkomendasikan”.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore