Warung lama h. Ridwan yang sudah ada sejak tahun 1925 menyajikan menu andalan bagi pelanggan di pasar besar malang
JawaPos.com – Pasar Besar Malang yang terletak di kawasan pusat perekonomian Kota Malang, memiliki banyak warung makan enak dan legendaris yang bisa dikunjungi.
Lokasinya yang terdapat di area pasar dan tersembunyi telah berdiri puluhan tahun dengan sajian kuliner yang bercita rasa khas.
Beberapa warung makan yang ada di Pasar Besar Malang ini masih eksis dan menyajikan kuliner yang bercita rasa autentik. Warung makan berikut ini wajib anda kunjungi saat menyambangi Kota Malang.
Warung Lama Haji Ridwan yang berlokasi di dalam Pasar Besar sudah melayani pengunjung sejak tahun 1925. Warung legendaris ini termasuk salah satu warung tertua yang ada di Pasar Besar dan eksis hingga saat ini.
Dilansir dari akun Tiktok @yukunyahkunyah, warung ini tidak buka cabang dimanapun. Menu andalan di warung yang hampir 1 abad berdiri ini yaitu nasi campur, rawon, dan aneka gorengan yang tersedia.
Nasi Bhuk Hj. Tnui merupakan tempat makan yang berlokasi di dekat kawasan Pasar Besar Malang. Tempat ini sudah berjualan sejak tahun 1960.
Nasi Bhuk merupakan nasi campur khas Madura yang populer di Kota Malang. Dilansir dari akun tiktok @bernardadr, tempat makan ini mulai buka pukul 07.30 pagi. Harga satu porsi dengan menu komplit termasuk sayur lodeh, perkedel, jeroan, dendeng kelapa, dan sambal sebesar Rp 30 ribu.
Warung Madangkara memiliki sajian Istimewa yang menjadi menu populer dan favorit pelanggan. Menu tersebut adalah cingur goreng yang disajikan bersama sambal lalapan dan nasi hangat. Warung berlokasi di kawasan Pasar Besar dan buka mulai pukul 8 pagi.
Dikutip dari radarmalang.jawapos.com, cingur merupakan bagian moncong sapi yang diolah dengan cara direbus hingga empuk lalu digoreng garing. Dalam sehari, warung Madangkara menghabiskan 15 kilogram cingur untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Soto Basket Pecinan sudah berdiri sejak tahun 1951. Warung yang dirintis oleh H. Sukron ini memiliki menu yang bercita rasa khas diantaranya nasi soto daging, soto jeroan, dan aneka jajanan seperti perkedel, rambak, telur asin, dan ikan tengiri.
Dilansir dari radarmalang.jawapos.com, asal mula nama basket disematkan karena warung ini berjualan di dekat lapangan basket di Jalan KH Agus Salim. Dengan harga yang cukup terjangkau, cita rasa soto di warung legendaris ini membuat pelanggan ketagihan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
