Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 21.01 WIB

Menyusuri Magelang: Dari Mangut Beong Pedas Gurih hingga Kopi Perkebunan Mesastila

Menyusuri kuliner Magelang (YouTube Rumah Canda Melki) - Image

Menyusuri kuliner Magelang (YouTube Rumah Canda Melki)

JawaPos.com - Magelang, kota kecil di Jawa Tengah yang dikelilingi hamparan sawah dan gunung, bukan hanya dikenal sebagai penghasil komoditas unggulan seperti jahe, kapulaga, kunyit, temu lawak, beras organik, hingga porang. Kota ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang membuat siapa pun "bikin ngiler".

Seperti yang terlihat dalam tayangan di kanal YouTube Rumah Canda Melki berjudul "BIKIN NGILER Jalan-Jalan ~ Magelang Emang Seenak Itu!", perjalanan kuliner di Magelang menghadirkan perpaduan rasa tradisional, kesegaran minuman khas, hingga pengalaman unik menyeruput kopi langsung di perkebunan.

1. Mangut Beong, Sarapan Ikonik di Magelang

Perjalanan kuliner dimulai dengan menyantap nasi beong di Warung Sehati. Hidangan ini menggunakan ikan beong atau baung, ikan air tawar yang hidup di Sungai Progo. Sekilas mirip lele, tetapi tekstur dan rasanya berbeda. Kepala beong yang besar dimasak dengan bumbu mangut khas Jawa: pedas, gurih, dan sedikit manis.

Setiap suapan mangut beong menghadirkan sensasi hangat di lidah, apalagi disantap bersama nasi putih hangat dan lauk pendamping seperti sayur terancam atau petai. Tak heran, mangut beong menjadi ikon kuliner Magelang yang wajib dicoba, terutama bagi pencinta ikan sungai.

2. Depot Es Manggih, Kesegaran Sejak 1960-an

Setelah makanan berat yang pedas gurih, saatnya mencari kesegaran. Pilihan tepat ada di Depot Es Manggih, kedai legendaris yang sudah ada sejak tahun 1960-an dan kini dikelola generasi ketiga. Meski lokasinya berada di basement sebuah pusat perbelanjaan, pelanggan tetap ramai karena rasa segarnya tak pernah berubah.

Menu andalan di sini adalah es degan pleret, perpaduan kelapa muda dengan pleret (olahan tepung beras berbentuk bulat kenyal), disiram sirup berwarna-warni dan susu. Hasilnya? Minuman manis, segar, dan unik, berbeda dari es serut biasa. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mencoba kudapan lokal seperti tape roti atau cap jahe yang menambah pengalaman kuliner semakin lengkap.

3. Menyusuri Perkebunan Kopi Mesastila

Perjalanan berlanjut ke Mesastila Resort & Spa, sebuah kawasan hijau asri dengan sejarah panjang perkebunan kopi. Dari total 23 hektar area, sekitar 11 hektarnya ditanami kopi berkualitas tinggi.

Di sini, pengunjung tak hanya bisa melihat langsung proses panen biji kopi merah, tetapi juga menyaksikan penjemuran, pengolahan, hingga penyeduhan kopi. Bahkan ada pengalaman unik: mencicipi biji kopi sangrai langsung atau menikmati "kopi candy"—biji kopi yang dimakan bersama gula merah, memberikan sensasi pahit-manis yang khas.

Selain kopi, Mesastila juga menawarkan hidangan lokal seperti ayam goreng Losari dan belut sambal lireh. Belut goreng yang garing berpadu dengan sambal pedas-manis, serta ayam kampung gurih nan empuk, menjadikan santap siang semakin berkesan.

Penutup: Magelang, Harmoni Alam dan Kuliner

Magelang membuktikan diri sebagai destinasi kuliner yang tak kalah dengan kota besar lain. Dari mangut beong pedas gurih, segarnya es degan pleret di Depot Es Manggih, hingga pengalaman otentik mencicipi kopi langsung dari kebun Mesastila, semuanya berpadu menghadirkan cita rasa yang kaya dan cerita yang tak terlupakan. Magelang bukan hanya tempat singgah menuju Borobudur, tetapi juga rumah bagi kuliner yang mampu memanjakan lidah sekaligus menenangkan jiwa.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore