
Kopi Tatungkuik, khas Malalak, Sumatera Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia kaya dengan beragam varites kopi. Cara menikmatinya pun beragam di setiap daerah. Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pun ada cara menikmati kopi yang unik. Yaitu, kopi tatungkuik.
Kopi Tatungkuik merupakan kopi susu yang merupakan campuran kopi hitam dengan kental manis. Sebetulnya sama dengan kopi susu kental manis lainnya. Bedanya, cara menikmatinya dengan cara gelasnya tertelungkup atau dibalik.
Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Malalak. Cara ini menarik bagi para pecinta kopi untuk merasakan sensasi meminumnya.
Posisi terbalik ini bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna dan fungsi tersendiri.
Dirangkum dari berbagai sumber, keunikan kopi tatungkuik berawal dari kecerdasan pemilik sebuah warung kopi di daerah Malalak pada 2013.
Daerah Malalak berlokasi di pinggang Gunung Singgalang dan merupakan jalur alternatif Bukittinggi Padang. Di kawasan itu terdapat udara yang dingin sehingga minuman hangat menjadi idola di sini.
Kopi yang digunakan untuk diseduh yakni biji kopi dari Aceh. Dengan posisi terbalik, penikmatnya menyeruput kopi yang keluar dari tadah memakai sedotan. Sementara kopi yang terkurung di dalam gelas tetap terjaga panasnya.
Butiran kopi yang lebih lama terkurung dengan air panas di dalam gelas juga dapat menambah kenikmatan minuman tersebut.
Cara minum kopi ini juga memiliki filosofi tersendiri. Gelas yang terbalik melambangkan kesederhanaan dan kearifan lokal masyarakat Malalak.
Cara menikmati Kopi Tatungkuik pertama-tama dengan mengeluarkan kopi yaitu dengan perlahan mengangkat gelas sedikit demi sedikit dari tadah atau yang lebih mudah dengan meniup bagian pertemuan gelas dan tadah memakai sedotan. Biarkan kopi meresap sejenak, kemudian hembuskan perlahan pada bibir gelas untuk membuka celah kecil.
Kopi akan mengalir keluar dari celah tersebut, tanpa ampas, langsung ke dalam mulut. Rasakan sensasi rasa kopi yang kaya dan aroma khas yang memikat. Kopi Tatungkuik biasanya disajikan dengan gula aren atau susu kental manis sesuai selera.
Menikmati Kopi Tatungkuik bukan hanya tentang rasa kopi, tapi juga tentang merasakan tradisi dan budaya masyarakat Malalak.
Bersantai di kedai kopi tradisional, ditemani secangkir Kopi Tatungkuik dan pemandangan alam yang indah, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Interaksi dengan penduduk setempat yang ramah dan bersahabat semakin menambah kehangatan suasana.
Bagi para pecinta kopi, Kopi Tatungkuik menawarkan pengalaman unik dan rasa yang tak terlupakan. Jadi, jika Anda berkunjung ke Sumatera Barat, jangan lupa untuk mencicipi Kopi Tatungkuik di Malalak.
Tips:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
