Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 20.55 WIB

Kopi Tatungkuik, Cara Unik Menikmati Kopi di Malalak Sumatera Barat

Kopi Tatungkuik, khas Malalak, Sumatera Barat.  (Istimewa) - Image

Kopi Tatungkuik, khas Malalak, Sumatera Barat. (Istimewa)

JawaPos.com - Indonesia kaya dengan beragam varites kopi. Cara menikmatinya pun beragam di setiap daerah. Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pun ada cara menikmati kopi yang unik. Yaitu, kopi tatungkuik.

Kopi Tatungkuik merupakan kopi susu yang merupakan campuran kopi hitam dengan kental manis. Sebetulnya sama dengan kopi susu kental manis lainnya. Bedanya, cara menikmatinya dengan cara gelasnya tertelungkup atau dibalik.

Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Malalak. Cara ini menarik bagi para pecinta kopi untuk merasakan sensasi meminumnya.

Posisi terbalik ini bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna dan fungsi tersendiri.

Dirangkum dari berbagai sumber, keunikan kopi tatungkuik berawal dari kecerdasan pemilik sebuah warung kopi di daerah Malalak pada 2013.

Daerah Malalak berlokasi di pinggang Gunung Singgalang dan merupakan jalur alternatif Bukittinggi Padang. Di kawasan itu terdapat udara yang dingin sehingga minuman hangat menjadi idola di sini.

Kopi yang digunakan untuk diseduh yakni biji kopi dari Aceh. Dengan posisi terbalik, penikmatnya menyeruput kopi yang keluar dari tadah memakai sedotan. Sementara kopi yang terkurung di dalam gelas tetap terjaga panasnya.

Butiran kopi yang lebih lama terkurung dengan air panas di dalam gelas juga dapat menambah kenikmatan minuman tersebut.

Cara minum kopi ini juga memiliki filosofi tersendiri. Gelas yang terbalik melambangkan kesederhanaan dan kearifan lokal masyarakat Malalak.

Cara menikmati Kopi Tatungkuik pertama-tama dengan mengeluarkan kopi yaitu dengan perlahan mengangkat gelas sedikit demi sedikit dari tadah atau yang lebih mudah dengan meniup bagian pertemuan gelas dan tadah memakai sedotan. Biarkan kopi meresap sejenak, kemudian hembuskan perlahan pada bibir gelas untuk membuka celah kecil.

Kopi akan mengalir keluar dari celah tersebut, tanpa ampas, langsung ke dalam mulut. Rasakan sensasi rasa kopi yang kaya dan aroma khas yang memikat. Kopi Tatungkuik biasanya disajikan dengan gula aren atau susu kental manis sesuai selera.

Menikmati Kopi Tatungkuik bukan hanya tentang rasa kopi, tapi juga tentang merasakan tradisi dan budaya masyarakat Malalak.

Bersantai di kedai kopi tradisional, ditemani secangkir Kopi Tatungkuik dan pemandangan alam yang indah, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Interaksi dengan penduduk setempat yang ramah dan bersahabat semakin menambah kehangatan suasana.

Bagi para pecinta kopi, Kopi Tatungkuik menawarkan pengalaman unik dan rasa yang tak terlupakan. Jadi, jika Anda berkunjung ke Sumatera Barat, jangan lupa untuk mencicipi Kopi Tatungkuik di Malalak.

Tips:

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore