
Sajian lontong balap khas Surabaya. (Tangkapan layar YouTube Ceceromed Kitchen)
JawaPos.com - Resep lontong balap perlu kamu ketahui jika ingin mencicipi kuliner khas Surabaya ini di rumah. Rasanya yang gurih, apalagi jika disajikan hangat, selalu meninggalkan jejak tak terlupakan di lidah.
Menurut laman Indonesia Kaya, asal-usul nama lontong balap ini karena dahulu para penjualnya memikul wadah gentong ketika menjajakannya.
Agar bisa mengejar pembeli, para penjual ini harus berlari kecil sambil memikul gentong, sehingga terlihat sedang balapan lari.
Ciri khas makanan tradisional Kota Pahlawan ini, yaitu adanya lentho, semacam gorengan yang terbuat dari kacang. Selain itu, lontong balap juga bakal lebih sedap jika disantap bersama kecap dan sambal petis.
Penasaran bagaimana cara membuat lontong balap? Berikut ini resep lontong balap khas Surabaya, seperti dikutip dari kanal YouTube Ceceromed Kitchen pada Selasa (27/5):
Bahan-Bahan untuk Lentho Kacang Tolo
Bahan Bumbu yang Dihaluskan untuk Membuat Lentho
Bahan-Bahan Sambal Petis
Bahan-Bahan Kaldu Udang
Bahan Lainnya untuk Menyajikan Lontong Balap
Cara Membuat Resep Lontong Balap Khas Surabaya
Berikut ini panduan memasak resep lontong balap. Ada beberapa tahap panjang yang harus dilewati. Ini dia caranya:
1. Cara Membuat Lentho Kacang Tolo
Pertama-tama, rendam kacang tolo kering dalam air selama minimal 7 jam. Setelah 7 jam, jika kacang tolo sudah mengembang dan empuk, cuci dengan air sampai bersih.
Cincang kacang tolo menggunakan chopper, blender, atau bisa diulek. Jangan tambahkan air ketika menghaluskan.
Kacang tidak perlu dicincang sampai halus, jika masih ada tekstur kasar tidak apa-apa. Setelah dicincang, sisihkan.
Langkah selanjutnya, parut 350 gram singkong yang sudah dikupas, kemudian sisihkan.
Untuk membuat bumbu lentho, ulek setengah sendok makan ketumbar butiran dan setengah sendok teh lada butiran.
Setelah halus, tambah 3 cm kencur, 8 siung bawang putih, dan 8 lembar daun jeruk yang sudah diiris. Ulek lagi sampai halus, sisihkan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
