Ilustrasi tumis kangkung balado (Instagram @resep_ibu_mertua)
JawaPos.com - Tumis kangkung memang selalu jadi andalan untuk menu sehari-hari.
Selain mudah dibuat, sayur hijau satu ini juga cocok dipadukan dengan berbagai bumbu, termasuk balado yang gurih dan pedas.
Perpaduan kangkung segar, terasi udang, dan telur puyuh membuat hidangan ini terasa lebih nikmat sekaligus mengenyangkan.
Menu tumis kangkung balado ini cocok dijadikan ide sarapan praktis maupun bekal makan siang.
Proses memasaknya cepat, bahan-bahannya sederhana, tetapi rasanya tetap spesial seperti masakan rumahan favorit keluarga.
Berikut cara membuat tumis kangkung balado yang nikmat dan lezat seperti dilansir dari YouTube Dapur Cantik Channel.
Resep Tumis Kangkung Balado Simple
Bahan-Bahan
- 300 gram kangkung segar
- 50 gram tomat merah
- 2 buah cabai merah besar
- 10 butir telur puyuh rebus
- 2 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh terasi udang
- 150 ml air
Bumbu Halus
- 100 gram bawang merah
- 1 sachet bumbu balado
- Sedikit air untuk menghaluskan
Cara Membuat Tumis Kangkung Balado
Haluskan bawang merah bersama bumbu balado dan sedikit air hingga lembut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
