Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Maret 2025 | 18.30 WIB

7 Fakta Unik Kastengel, Kue Keju Asal Belanda yang Identik dengan Nuansa Liburan dan Lebaran

Ilustrasi kue kastengel (Dok. Paxel Market)

JawaPos.com - Selain nastar, kue kastengel juga selalu jadi pendamping di meja suguhan saat hari raya tiba. Tapi, tahukah anda tentang sejarah kue kering bertabur keju favorit semua orang yang banyak diburu jelang perayaan lebaran ini? Yuk, simak fakta-fakta unik tentang kastengel, si keju gurih primadona di hari kemenangan.

1. Berasal dari Negeri Kincir Angin

Kita semua pasti sudah tahu apa itu kastengel, kue berbentuk stik atau batangan dengan rasa keju melimpah yang seketika memenuhi lidah dalam sekali kunyah.

Meskipun populer di Indonesia, ternyata kastengel adalah kue kering keju yang diadaptasi dari negara asalnya yakni Belanda.

Kue bernama asli kaasstengels ini berasal dari Bahasa Belanda kaas (keju) dan stengels (batangan), jadi secara etimologi kue ini berarti keju batangan. Selain itu, Kaastengels juga bisa diartikan sebagai cheese fingers yang berasal dari kata kaas (keju) dan tengels (jari).

Siapapun boleh menyebut kastengel sebagai kue keju, dan ketika anda mendengar "kue keju," anda pasti berpikir tentang rasa gurih yang meledak di mulut.

Kue ini bukanlah kue pencuci mulut manis yang dibuat dengan krim keju. Kue ini terbuat dari tepung terigu, telur, margarin, dan berajam jenis parutan keju (secara khusus menggunakan keju Belanda seperti gouda atau edam).

Karena cara memanggangnya, kastengel memiliki tekstur yang renyah, rapuh, dan rasa asin yang tidak seperti kue lainnya yang dapat anda temukan.

2. Dipopulerkan oleh Kolonialisasi

Jika anda bertanya-tanya bagaimana kue dari Negeri Kincir Angin ini menjadi populer di Indonesia, itu karena penjajahan selama lebih dari 300 tahun lebih.

Kolonisasi pasti mengarah pada tumpang tindih kuliner, dan demikian halnya dengan kudapan keju ini. Semua bermula saat Belanda menjajah Indonesia, pada masa itu kastengel dibuat oleh para noni Belanda atau para nyonya yang ikut suami bertugas di Hindia Belanda.

Pada masa itu, kastengel disajikan di rumah-rumah pejabat serta pegawai Belanda yang menikahi wanita pribumi atau nyonya-nyonya Belanda yang mengikuti suami mereka bertugas ke Hindia Belanda. Merekalah sumber akulturasi tradisi makanan Belanda dengan pribumi.

3. Tidak Boleh Melewatkan Keju!

Keju merupakan bahan terpenting dalam pembuatan kastengel. Pemilihan keju sangat mempengaruhi aroma serta rasa kue ini.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore