
Ilustrasi tokenized ETF makin dilirik investor. (Istimewa)
JawaPos.com - Akses ke pasar saham Amerika Serikat (AS) seperti indeks S&P 500 dan Nasdaq kini semakin mudah berkat hadirnya tokenized ETF.
Instrumen berbasis blockchain ini memungkinkan investor membeli representasi Exchange Traded Fund (ETF) global dengan modal kecil, tanpa harus membuka rekening di broker luar negeri maupun mengikuti jam perdagangan bursa AS.
Tren tersebut muncul seiring berkembangnya tokenisasi aset keuangan yang dinilai mampu memangkas sejumlah hambatan investasi lintas negara. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, tokenized ETF juga membawa risiko yang perlu dipahami sebelum berinvestasi.
Baca Juga:Permintaan EV Terus Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru PakaiHome Charging Services PLN di Semester I 2026
Mengutip Pintu Academy, tokenized ETF merupakan ETF yang kepemilikannya direpresentasikan dalam bentuk token di jaringan blockchain seperti Ethereum atau Solana.
Aset dasarnya tetap berupa ETF konvensional, misalnya SPY yang melacak indeks S&P 500 atau QQQ yang mengikuti Nasdaq-100. Dengan demikian, ketika harga ETF acuan naik, nilai tokennya juga ikut meningkat.
Perkembangan pasar tokenized ETF juga menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Hingga Juni 2026, kapitalisasi pasarnya telah mencapai sekitar USD 150 juta, meningkat hampir 400 persen dibandingkan September 2025.
Secara umum, terdapat dua model tokenized ETF.
Pertama, synthetic, yang hanya melacak pergerakan harga melalui instrumen derivatif tanpa memiliki aset dasar. Kedua, regulated atau native, yaitu token yang mewakili klaim kepemilikan atas ETF asli yang disimpan oleh kustodian.
Skema tokenized ETF dimulai ketika manajer aset membeli ETF asli di pasar modal konvensional. Aset tersebut kemudian disimpan oleh kustodian, sementara token dengan nilai yang setara diterbitkan di blockchain.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
