
Ilustrasi aset Kripto. (Istimewa)
JawaPos.com - Peralihan pengawasan industri aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai menjadi momentum baru bagi perkembangan ekosistem aset digital di Indonesia. Tak hanya memperkuat kepastian hukum, perubahan tersebut juga disebut membuka peluang lahirnya berbagai inovasi yang sebelumnya sulit diwujudkan.
Lawrence Samantha, CEO Bybit Indonesia, mengatakan, sejak aset kripto berada di bawah pengawasan OJK, status industri pun berubah dari komoditas menjadi aset keuangan digital. Perubahan tersebut membuat pelaku usaha kini berstatus sebagai lembaga jasa keuangan.
"Jadi sejak pindah ke OJK kita sedikit naik kelas lah. Jadi aset keuangan digital dan kita dibilangnya sebagai lembaga jasa keuangan. Nah itu sebenarnya sudah pengakuan yang luar biasa," kata Lawrence di Jakarta, Kamis (30/7).
Menurut Lawrence, regulasi yang semakin jelas memberi fondasi hukum yang lebih kuat bagi industri untuk terus berkembang. Hal itu memungkinkan pelaku usaha mengeksplorasi berbagai inovasi baru yang sebelumnya belum memiliki landasan regulasi.
Ia mencontohkan, pemanfaatan stablecoin untuk berbagai kebutuhan transaksi hingga pengembangan produk berbasis teknologi blockchain kini memiliki peluang lebih besar untuk diwujudkan.
"Industri bisa eksplorasi dan harapannya industri ini bisa berkembang. Aset kripto, aset keuangan digital, semua pemain seperti kita bisa berinovasi," katanya.
Sejalan dengan terbukanya ruang inovasi tersebut, Bybit Indonesia mulai menyiapkan sejumlah layanan yang telah lebih dulu tersedia di pasar global untuk dibawa ke Indonesia. Di antaranya adalah fitur AI Assisted Trading (TradeGPT) yang membantu pengguna melakukan analisis pasar menggunakan kecerdasan buatan.
Selain itu, Bybit juga ingin menghadirkan Bybit Card, kartu debit yang memungkinkan aset kripto dikonversi secara otomatis menjadi mata uang fiat saat digunakan untuk bertransaksi. Namun, Lawrence menegaskan seluruh inovasi tersebut baru dapat direalisasikan setelah sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.
Menurutnya, pengalaman Bybit di berbagai negara dapat menjadi bekal untuk menghadirkan layanan serupa di Indonesia ketika ekosistem dan regulasi sudah semakin matang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
