
Ilustrasi aset digital cryptocurrency atau kripto. (Wealth Professional).
JawaPos.com - Perdagangan derivatif kripto makin ramai dibicarakan seiring berkembangnya industri aset digital di Indonesia. Produk ini menawarkan potensi keuntungan dari pergerakan harga, baik saat naik maupun turun, namun juga membawa risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan trading spot biasa.
Bagi pemula, memahami cara kerja derivatif sebelum terjun adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Berikut panduan dasar yang bisa membantu Anda memulai dengan lebih aman dan terarah.
Trading derivatif adalah aktivitas memperdagangkan kontrak yang nilainya berasal dari aset kripto tertentu, seperti Bitcoin atau Ethereum, bukan asetnya secara langsung.
Dalam praktiknya, trader bisa Long (beli) saat memperkirakan harga naik, atau Short (jual) saat memperkirakan harga turun.
Instrumen ini biasanya dilengkapi fitur leverage, yang memungkinkan membuka posisi lebih besar dari modal yang dimiliki.
Di sinilah potensi keuntungan membesar, tetapi risiko kerugian juga ikut berlipat.
Minat terhadap derivatif kripto meningkat karena fleksibilitasnya. Trader tidak harus menunggu harga naik untuk mendapatkan keuntungan.
Selain itu, trader juga hadir mengetahui volatilitas pasar kripto menciptakan banyak peluang, strategi trading lebih variatif (hedging, scalping, dan lainnya), likuiditas pasar yang terus berkembang.
Namun, popularitas ini juga dibarengi dengan meningkatnya jumlah trader yang mengalami kerugian karena kurang pemahaman.
1. Pahami Risiko Sebelum Profit
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022