Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren turun harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pasar meme coin kembali berguncang. Harga Dogecoin (DOGE) anjlok hingga 8% dalam 24 jam terakhir setelah investor besar atau whale melakukan aksi jual besar-besaran senilai USD 440 juta (Rp 7,26 triliun). Dikutip dari CoinDesk, Selasa (4/11), harga DOGE kini bertengger di USD 0,1697 (sekitar Rp 2.800) setelah menembus sejumlah level support penting.
Volume perdagangan melonjak tajam, mencapai 3,37 miliar token, atau naik 426% di atas rata-rata harian. Lonjakan aktivitas ini menandakan gelombang stop-loss otomatis dan penjualan algoritmik yang mempercepat penurunan harga.
Penurunan di bawah USD 0,18 (Rp 2.970) menandai pergeseran struktur pasar, yang dikonfirmasi oleh aksi jual institusional berkelanjutan di sektor meme coin. DOGE sempat turun ke titik terendah intraday di USD 0,1641 (Rp 2.708) sebelum pembeli ritel mencoba melakukan dip buying.
Analis menyebut kegagalan DOGE mempertahankan level Fibonacci retracement 0,236 di USD 0,1787 (Rp 2.949) sebagai pemicu utama likuidasi massal. “Begitu harga menembus 0,18, pasar kehilangan pegangan teknikal. Setiap pantulan langsung diserap oleh tekanan jual,” tulis laporan CoinDesk.
Sesi perdagangan hari itu ditutup di kuartil bawah kisaran harga harian, menegaskan kendali penuh di tangan penjual besar.
Data on-chain menunjukkan perilaku whale memperburuk tekanan jual. Alamat yang memegang 10 juta–100 juta DOGE melepas sekitar 440 juta token dalam tiga hari terakhir, salah satu aksi jual menengah terbesar sepanjang kuartal ini.
Sementara itu, RSI (Relative Strength Index) turun ke 34,7, mendekati wilayah oversold yang biasanya mendahului pantulan teknikal jangka pendek. Namun, pola descending channel pada grafik harga masih bertahan, dengan proyeksi pelemahan lanjutan menuju USD 0,165–USD 0,150 (Rp 2.720–Rp 2.475), area yang sebelumnya menjadi zona akumulasi kuat.
Data pasar derivatif menegaskan sentimen negatif. Arus keluar harian DOGE mencapai USD 22,27 juta (Rp 367 miliar), sementara turnover futures melonjak 50% ke USD 5,25 miliar (Rp 86,6 triliun). Meski demikian, open interest justru turun 4% ke USD 1,67 miliar (Rp 27,5 triliun), menandakan pembongkaran posisi leverage besar, bukan masuknya spekulasi baru.
Analis CoinDesk menilai situasi ini sebagai tanda “broad deleveraging”, di mana pelaku pasar mengurangi risiko menjelang potensi konsolidasi harga lebih dalam.
Menurut analis, nasib jangka pendek Dogecoin bergantung pada kemampuan harga menstabilkan diri di atas USD 0,165 (Rp 2.722). Selama belum mampu menembus dan bertahan di atas USD 0,18–0,185 (Rp 2.970–Rp 3.050), tren bearish tetap dominan.
“Kenaikan singkat ke area USD 0,176–USD 0,180 (Rp 2.900–Rp 2.970) hanya akan menjadi peluang distribusi bagi trader jangka pendek, kecuali sentimen pasar Kripto membaik secara luas,” tulis laporan tersebut.
Dalam kondisi saat ini, volatilitas masih tinggi dan peluang pantulan teknikal dinilai terbatas serta berisiko jebakan (dead cat bounce). Trader disarankan menunggu konfirmasi volume rendah dan stabilisasi harga sebelum mengantisipasi potensi pembalikan tren.
Dengan tekanan jual institusional yang berlanjut dan aktivitas leverage yang berkurang, DOGE kini berada di fase penentuan arah.
Jika gagal bertahan di atas USD 0,165, harga berpotensi meluncur ke USD 0,150 (Rp 2.475), level yang terakhir kali disentuh pada September.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022