Ilustrasi XRP. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kripto XRP kembali jadi bahan perbincangan setelah analis ternama Egrag Crypto memperingatkan bahwa investor token ini belum cukup bullish. Menurutnya, banyak pemegang XRP terlalu fokus pada pergerakan jangka pendek dan justru mengabaikan potensi jangka panjang yang ia nilai bisa “truly historic”.
Dikutip dari Bitcoinist, Selasa (16/9), Egrag menyampaikan pandangannya melalui media sosial X. Ia menegaskan bahwa sinyal teknikal dari grafik dua bulanan XRP sedang membentuk pola langka yang berpotensi menjadi titik awal dari pergerakan besar. Menurut dia, pola ini menunjukkan lima candle kuat yang menandai level tertinggi baru. “Strukturnya belum pernah terlihat sebelumnya,” ujarnya.
Dengan kurs saat ini, XRP perlu menembus level USD 3,70 atau sekitar Rp 60.900 untuk memicu momentum yang disebut Egrag sebagai “space mission moment.” Jika breakout ini terjadi dengan candle dua bulan yang solid, ia memperkirakan XRP bisa masuk fase kenaikan besar berikutnya.
Namun sebaliknya, jika XRP jatuh ke kisaran USD 2 atau Rp 32.900, Egrag menilai itu justru bisa menjadi peluang besar bagi investor jangka panjang. Ia membandingkannya dengan masa lalu Bitcoin yang pernah berada di USD 200 atau sekitar Rp 3,2 juta, sebelum naik ribuan persen.
“Mereka yang membeli Bitcoin di harga itu kini dianggap legenda. Begitu pula nantinya dengan investor XRP yang membeli di harga USD 2,” katanya.
Egrag mengakui bahwa trading kripto bukan perkara mudah. “Pasar ini kompetitif. Hanya yang kuat dan tekun yang bertahan,” tegasnya. Ia menyarankan investor untuk memiliki keyakinan dan visi besar, serta tidak terpancing euforia jangka pendek.
Strateginya sederhana: sebagian kecil portofolio (sekitar 10–20 persen) boleh diperdagangkan, namun sisanya sebaiknya disimpan jangka panjang.
Ia bahkan mengingatkan masa-masa ketika XRP masih diperdagangkan di bawah USD 1 (Rp 16.450) dan dirinya terus mengajak orang untuk membeli. Banyak yang mengejek waktu itu, namun bagi Egrag, keyakinan di saat itulah yang membentuk pemenang sejati.
Dalam pesannya kepada komunitas XRP, Egrag mengajak agar para investor mulai melihat gambaran besar, bukan hanya grafik harian. Ia percaya bahwa gelombang besar bisa datang kapan saja, dan mereka yang siap dan sabar akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.
“Keuntungan terbesar datang dari kesabaran dan keyakinan, bukan dari transaksi cepat,” ujarnya mengakhiri.
Dengan kombinasi sinyal teknikal, pola historis, dan narasi kuat dari analis seperti Egrag, XRP mungkin saja berada di ambang kebangkitan besar. Pertanyaannya kini tinggal satu: siapkah investor retail melihat lebih jauh dan bertahan lebih lama?

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
