Ilustrasi Solana. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Aset kripto Solana (SOL) kembali jadi sorotan setelah perusahaan investasi besar asal Amerika Serikat, Galaxy Digital, memborong SOL senilai USD 300 juta atau setara Rp 4,9 triliun dalam 13 transaksi besar di platform Binance, Coinbase, dan Bybit.
Aksi pembelian ini dilakukan hanya dalam waktu lima hari terakhir, dengan total kepemilikan Galaxy kini mencapai 6,5 juta SOL, yang nilainya diperkirakan lebih dari Rp 25,8 triliun, menurut data on-chain yang dikutip dari Bitcoinist, Selasa (16/9).
Langkah ini bukan sekadar trading jangka pendek. Galaxy memindahkan seluruh token SOL ke dompet kustodian Fireblocks, sebuah sinyal bahwa mereka berniat menyimpan aset tersebut dalam jangka panjang. Strategi ini juga berkaitan dengan dukungan Galaxy terhadap Forward Industries, proyek berbasis Solana yang baru saja mendapatkan pendanaan privat senilai USD 1,65 miliar (Rp 27,1 triliun) bersama Jump Crypto dan Multicoin Capital.
CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menyebut kondisi pasar saat ini sebagai “musim Solana”. Menurutnya, blockchain yang cepat dan murah seperti Solana sangat cocok untuk ekosistem keuangan besar seperti Wall Street, terlebih setelah sinyal dari regulator Amerika Serikat yang mulai melunak terhadap kripto.
Ketua SEC, Paul Atkins, baru-baru ini menyampaikan bahwa sebagian besar token kripto kemungkinan tidak lagi diklasifikasikan sebagai sekuritas. Bagi Novogratz, ini merupakan perubahan yang radikal dari pendekatan sebelumnya dan membuka pintu lebar bagi institusi ke dalam dunia blockchain, terutama Solana yang tidak membutuhkan Layer 2 untuk bisa murah dan cepat.
“Jika regulasi makin jelas dan murahnya biaya transaksi dijadikan standar, maka adopsi institusional ke Solana bisa meroket,” kata Novogratz.
Saat ini harga Solana berada di kisaran USD 233,15 atau sekitar Rp 3,8 juta, naik 12 persen dalam sepekan dan lebih dari 23 persen dalam sebulan. Para analis kini menyoroti level USD 253 (Rp 4,15 juta) sebagai titik krusial yang jika ditembus, bisa membawa harga ke kisaran USD 272 hingga USD 300 (sekitar Rp 4,4 juta–Rp 4,9 juta), mendekati rekor tertinggi Solana pada akhir 2023.
Matt Hougan, Chief Investment Officer dari Bitwise, menilai bahwa ETF Solana berbasis spot yang kini sedang menunggu persetujuan SEC bisa menjadi pemicu besar berikutnya. Ia membandingkan situasi ini dengan bull run Bitcoin saat institusi mulai memasukkan BTC ke neraca keuangan perusahaan mereka.
“Solana punya kecepatan, skalabilitas, dan sekarang sudah mulai dilirik institusi besar. Kombinasi ini bisa dorong harga ke level yang tak terduga,” ujar Hougan.
Dengan level saat ini, Solana hanya terpaut sekitar 16 persen dari harga tertingginya sepanjang masa. Indikator teknikal juga menunjukkan sinyal bullish yang solid. Jika tren pembelian besar oleh Galaxy berlanjut dan disusul persetujuan ETF serta regulasi yang lebih jelas, pasar bisa menyaksikan rally besar Solana di bulan September ini.
Musim gugur bisa jadi musim bangkit bagi Solana—dan jika prediksi analis dan investor institusional seperti Galaxy benar, maka bukan tidak mungkin harga SOL akan kembali menggetarkan pasar kripto dalam waktu dekat.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
