Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juni 2026 | 02.07 WIB

Dari Stadion ke Blockchain, Hubungan Sepak Bola dan Kripto Kian Menguat

Ilustrasi sepak bola.

JawaPos.com – Hubungan antara dunia sepak bola dan industri kripto semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari sponsor klub, kerja sama dengan turnamen internasional, hingga hadirnya berbagai produk berbasis blockchain untuk penggemar, aset digital kini menjadi bagian dari ekosistem olahraga paling populer di dunia tersebut.

Fenomena itu tercermin dalam survei terbaru yang dilakukan platform perdagangan aset kripto OKX terhadap pengguna kripto di enam negara peserta Piala Dunia. Hasilnya menunjukkan mayoritas responden melihat masa depan sepak bola akan semakin terhubung dengan teknologi dan aset digital.

Sebanyak 73 persen responden meyakini mata uang kripto akan memainkan peran penting dalam masa depan keterlibatan penggemar sepak bola. Angka tersebut bahkan meningkat menjadi 79 persen pada kelompok usia 18 hingga 29 tahun, menunjukkan generasi muda semakin terbiasa dengan persinggungan antara olahraga dan teknologi finansial.

Temuan lain menunjukkan bahwa sepak bola tetap menjadi olahraga yang paling identik dengan dunia kripto dibanding cabang olahraga lainnya. Di sejumlah negara Eropa seperti Spanyol dan Jerman, keterkaitan antara penggemar sepak bola dan pengguna kripto tercatat paling kuat.

Menariknya, survei tersebut juga menggambarkan bagaimana batas antara hobi olahraga dan investasi digital semakin kabur. Sebanyak 29 persen responden mengaku memiliki kecintaan yang sama besar terhadap sepak bola dan kripto. Sementara 33 persen lebih mengutamakan sepak bola dan 28 persen memilih kripto sebagai minat utama mereka.

Ketika ditanya soal situasi yang paling menegangkan, sebanyak 38 persen responden mengaku memantau portofolio saat pasar kripto bergejolak lebih membuat stres dibanding menyaksikan pertandingan sepak bola. Adapun 28 persen berpendapat sebaliknya.

Bahkan, survei menemukan adanya dilema unik di kalangan pengguna kripto. Sebanyak 75 persen responden menyatakan bersedia menukar kemenangan tim favorit mereka di Piala Dunia dengan kepemilikan satu Bitcoin. Di sisi lain, sekitar 22 persen mengaku akan lebih kecewa melihat tim kesayangannya tersingkir dibanding kehilangan 20 persen nilai portofolio investasinya.

Temuan tersebut muncul bersamaan dengan peluncuran The Beautiful Game, kampanye bertema sepak bola yang digelar OKX selama periode Piala Dunia 2026. Program tersebut memungkinkan pengguna memprediksi hasil pertandingan dan berbagai kategori turnamen, mulai dari juara hingga peraih sepatu emas.

Chief Executive Officer OKX, Gracy Chen, menilai tokenisasi aset dan teknologi blockchain akan semakin dekat dengan berbagai sektor, termasuk olahraga.

“Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global,” ujarnya.

Menurut Gracy, dalam beberapa tahun mendatang semakin banyak aset keuangan yang berpotensi ditokenisasi sehingga akses masyarakat terhadap berbagai instrumen investasi menjadi lebih luas.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore