Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 17.28 WIB

Altcoin Rebound! BNB Cetak Rekor, Dogecoin Melejit Hampir 25 Persen!

Ilustrasi altseason. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Pasar kripto kembali bergairah. Pada Sabtu (13/9), aset-aset digital utama seperti Bitcoin dan Ethereum menyentuh level tertinggi mereka sepanjang bulan ini. Kenaikan dua raksasa kripto ini memicu lonjakan harga altcoin lain seperti Dogecoin, BNB, dan Solana.

Dikutip dari Decrypt, Sabtu (13/9), sentimen positif muncul setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan pelonggaran, memicu harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Harapan ini menjadi pemicu arus dana segar ke pasar kripto.

Dogecoin (DOGE), kripto berbasis meme yang kerap mengejutkan pasar, melonjak hingga lebih dari 8 persen dalam sehari dan sempat menyentuh harga USD 0,27 atau setara Rp 4.431. Dalam sepekan, DOGE mencatat lonjakan hingga 25 persen, menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik.

Padahal, Dogecoin sempat kehilangan momentum setelah peluncuran ETF Doge pertama di Amerika Serikat, Rex-Osprey Doge ETF, ditangguhkan perdagangannya hingga pekan depan. Meski begitu, harga DOGE tetap melesat, didorong optimisme investor terhadap pasar altcoin secara keseluruhan.

BNB, koin asli dari bursa kripto Binance, mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa dengan menyentuh angka USD 926 atau sekitar Rp 15,2 juta. Dalam sehari, harga BNB naik 3 persen, sementara selama tujuh hari terakhir melonjak hampir 9 persen.

Kenaikan BNB menjadi pencapaian baru setelah sebelumnya menembus level USD 800 untuk pertama kalinya tahun ini. Selama 2025, BNB konsisten mencetak rekor, dengan akumulasi kenaikan tahunan mencapai 70 persen.

Solana (SOL), altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar kelima, ikut menanjak. Harganya menyentuh USD 240 atau sekitar Rp 3,94 juta, level tertinggi sejak Januari. Solana naik 6 persen dalam 24 jam terakhir, memperkuat sentimen bullish di kalangan investor altcoin.

Bitcoin sebagai penggerak utama pasar, diperdagangkan di kisaran USD 116.331 atau sekitar Rp 1,91 miliar. Ethereum menyusul di harga USD 4.675 atau Rp 767 juta. Keduanya mencetak harga tertinggi untuk bulan September ini.

Analis melihat, arus dana ke ETF spot menjadi salah satu faktor utama penguatan dua aset kripto ini. ETF Bitcoin di Amerika Serikat mencatat arus masuk positif sepanjang minggu, sementara ETF Ethereum juga mengalami tren serupa dalam tiga hari terakhir.

Kebangkitan pasar kripto pekan ini tidak lepas dari ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat akan segera memangkas suku bunga. Lingkungan suku bunga rendah selama ini menjadi angin segar bagi aset berisiko seperti kripto.

“Investor melihat peluang bahwa The Fed akan mulai melonggarkan kebijakan moneter minggu depan,” ujar sumber dari Decrypt.

Menambah kabar baik, bursa kripto Gemini resmi melantai di Nasdaq dengan valuasi sekitar USD 4,4 miliar atau Rp 72,4 triliun. Harga saham GEMI dibuka di USD 37,01, naik 32 persen dari harga IPO USD 28. Namun, saham tersebut ditutup di harga USD 32 per lembar.

Gemini menjadi perusahaan kripto terbaru yang melakukan IPO tahun ini, mengikuti jejak Circle, Bullish, dan eToro yang lebih dulu mencatatkan saham mereka di bursa.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore