Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 16.32 WIB

Altseason Tiba? Blockchaincenter Bilang Iya, Tapi CoinMarketCap Masih Ragu

Ilustrasi altseason. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Apakah kita sedang memasuki altcoin season? Jawabannya tergantung dari siapa Anda bertanya. Menurut Blockchaincenter.net, sinyal altcoin season resmi menyala setelah indeks Altcoin Season Index (ASI) mencetak skor 76 dari 100 pada Rabu pukul 03.00 WIB. Namun di sisi lain, CoinMarketCap masih belum sepakat dan mencatat skor yang lebih rendah, hanya 66.

Altcoin season secara umum didefinisikan sebagai momen ketika 75 persen dari 50 aset kripto teratas mampu mengungguli performa Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Dengan skor 76, Blockchaincenter secara resmi menyatakan bahwa “musim altcoin” telah dimulai.

Selama 90 hari terakhir, beberapa altcoin memang menunjukkan reli signifikan. Token PENGU mencatat lonjakan luar biasa hingga 235,4 persen. Disusul CRO (Crypto.com) yang naik 179,1 persen, serta IP dan ENA yang masing-masing menguat 164,6 persen dan 155 persen.

Token lainnya seperti MNT juga melonjak 148,6 persen, SEI 80,1 persen, Chainlink (LINK) 77,5 persen, dan Ethereum (ETH) pun ikut naik 70,4 persen atau sekitar Rp 61 juta per ETH (kurs USD 1 = Rp 16.450).

Altcoin besar lain juga menikmati sentimen positif: Worldcoin (WLD) naik 61,8 persen, Arbitrum (ARB) 51,5 persen, Solana (SOL) 49,6 persen atau setara Rp 3,68 juta, Avalanche (AVAX) 48,5 persen, Stellar (XLM) 47,8 persen, Hedera (HBAR) 47,1 persen, dan XRP yang tumbuh 43,5 persen.

Namun versi CoinMarketCap menceritakan kisah yang sedikit berbeda. Meski beberapa koin overlap, data CMC menunjukkan hanya 66 dari 100 skor indeks ASI, belum cukup untuk menyatakan altcoin season dimulai. Namun mereka mencatat lonjakan luar biasa dari token-token tertentu seperti MYX yang naik 17.423 persen dan token M yang melesat 2.747 persen.

Sementara itu, dominasi Bitcoin atas pasar kripto turun di bawah 60 persen, tepatnya 58,22 persen. Ini juga menjadi sinyal klasik bahwa altcoin mulai mengambil panggung utama. Ketika dominasi BTC menurun, berarti dana investor mulai mengalir ke proyek-proyek kripto di luar Bitcoin.

Meski begitu, analis mengingatkan bahwa altcoin season bisa jadi hanya bersifat sementara. Dalam beberapa tahun terakhir, terutama pasca-2021, altcoin season cenderung berlangsung singkat dan cepat memudar.

Beberapa penggemar kripto sudah menangkap sinyal ini dan mulai ramai membicarakannya di platform X (dulu Twitter), termasuk melalui chatbot AI Grok milik xAI yang melaporkan puluhan unggahan soal kenaikan indeks ASI.

Pertanyaannya kini: akankah musim altcoin kali ini menjadi awal dari reli panjang, atau hanya satu "green candle" sebelum kembali redup?

Untuk saat ini, sebagian besar trader dan investor hanya bisa memantau pergerakan pasar, sambil menunggu konfirmasi apakah altcoin season kali ini akan berbeda nasib dari tahun-tahun sebelumnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore