Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 17.22 WIB

Pump.Fun (PUMP) Ambrol 59 Persen, Sentimen Pasar Kian Gelap

Ilustrasi token PUMP yang turun drastis. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

JawaPos.com – Nasib altcoin Pump.fun (PUMP) kian tak menentu. Setelah sempat mencetak rekor market cap sebesar USD 2,4 miliar atau sekitar Rp 39 triliun, token ini kini terpuruk di bawah USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun.

Harga PUMP anjlok tajam, memicu gelombang kepanikan dan perdebatan sengit di platform X (dulu Twitter), menurut laporan Bitcoin.com dan BeInCrypto, Sabtu (28/7).

Token PUMP yang awalnya diluncurkan lewat Initial Coin Offering (ICO) seharga USD 0,004 sempat meroket ke all-time high USD 0,006812 atau sekitar Rp 111, pada 16 Juli 2025.

Namun, harga kini telah longsor hingga USD 0,0027 atau setara Rp 43, atau turun 59,9 persen dari puncaknya. Bahkan, nilainya kini 31 persen lebih rendah dari harga ICO.

Menurut BeInCrypto, tekanan jual terus membayangi setelah investor besar dikabarkan menarik dananya secara agresif. Candlestick PUMP yang bergerak di atas garis tengah Bollinger Bands justru menjadi sinyal bearish. Ini menunjukkan potensi ledakan volatilitas yang bisa berujung pada penurunan lanjutan.

Indikator Relative Strength Index (RSI) juga mengonfirmasi tekanan jual dominan, karena terus bertahan di bawah level netral 50. Artinya, momentum beli hampir tidak ada, dan pasar belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

PUMP saat ini berada dalam fase konsolidasi antara level support USD 0,0024 (Rp 39) dan resistensi USD 0,0029 (Rp 47). Jika gagal mempertahankan support tersebut, harga bisa melorot ke USD 0,0021 atau sekitar Rp 34.

Di sisi lain, bila PUMP mampu menembus dan mempertahankan USD 0,0029 sebagai support, ada kemungkinan reli menuju USD 0,0038 atau sekitar Rp 62.

Namun, suasana pasar saat ini sangat gelap. Di media sosial, banyak pengguna mencurigai bahwa "whale private sale" melepas sekitar USD 160 juta PUMP ke bursa terpusat. Aksi ini dituding mempercepat penurunan harga dan memicu hilangnya kepercayaan.

“Sentimen saat ini benar-benar bearish, mungkin sudah terlalu ekstrem,” tulis salah satu akun analis di X. “Biasanya dari sini mulai ada tanda-tanda pemulihan, tapi saya rasa belum saatnya.”

Ada pula pengguna yang membela bahwa PUMP bukan skema rug pull, melainkan proyek dengan potensi pendapatan namun menghadapi tantangan likuiditas dan perang platform.

Sebagian lainnya menyindir, “Fartcoin justru token paling sukses dari Pump. Kenapa market cap-nya bisa lebih besar dari PUMP?”

Dengan tekanan teknikal dan psikologis yang berat, masa depan PUMP bergantung pada dua hal: kemampuan menahan level support teknikal, dan kepercayaan investor yang kini nyaris menguap. Satu hal pasti: volatilitas belum selesai, dan PUMP sedang berdiri di ujung tanduk.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore