Ilustrasi: Cryptocurrency, tren investasi yang menggoda tapi perlu waspada. (Financial Crime Academy).
JawaPos.com - Perdagangan derivatif kripto di Indonesia terus menunjukkan geliatnya. Salah satu pemain lokal, Pintu Futures, layanan derivatif dari aplikasi cryptocurrency atau kripto Pintu mengklaim mencetak rekor volume perdagangan tertinggi sepanjang 2025 pada bulan Mei lalu.
Peningkatan signifikan ini menandai pergeseran minat investor lokal yang mulai beralih dari perdagangan spot ke instrumen derivatif yang menawarkan potensi keuntungan lebih besar, meskipun dibayangi risiko tinggi.
Menurut data internal Pintu, volume perdagangan Pintu Futures pada Mei 2025 naik 53 persen dibanding bulan sebelumnya. Bahkan, untuk pertama kalinya, volume derivatif ini melampaui perdagangan spot di platform Pintu Pro.
Tiga aset digital yang paling aktif diperdagangkan adalah Bitcoin (BTC), meme coin PEPE, dan Solana (SOL), mencerminkan kombinasi minat antara aset utama dan token berisiko tinggi.
“Lonjakan ini kami lihat sebagai respons positif dari kemudahan akses Pintu Futures melalui aplikasi maupun web, serta fitur-fitur seperti Take Profit/Stop Loss, indikator margin, dan dashboard transparan,” ujar Iskandar Mohammad, Head of Product Marketing Pintu dalam keterangannya.
Untuk memperluas penetrasi produk derivatif ini, Pintu juga tengah menggencarkan kampanye Trade Small Win Big yang dimulai sejak akhir Mei.
Secara global, minat terhadap produk derivatif kripto memang sedang naik daun. Berdasarkan data Coingecko per 12 Juni 2025, volume perdagangan derivatif kripto menembus angka fantastis USD 633 miliar atau setara dengan Rp 10,29 kuadriliun.
Di Indonesia sendiri, data dari Bursa Kripto CFX mencatat volume derivatif pada Mei mencapai Rp 9,61 triliun, naik 61 persen dari bulan sebelumnya.
Namun di balik pertumbuhan itu, risiko derivatif kripto masih tetap tinggi. Produk seperti futures memungkinkan leverage, membuka peluang keuntungan besar, tapi juga potensi kerugian yang setimpal jika pasar bergerak berlawanan.
“Kami selalu mengimbau pengguna untuk memahami risiko sebelum bertransaksi. Futures bukan untuk semua orang," Iskandar mengingatkan.
Pintu juga mengklaim akan terus memperluas pilihan aset yang bisa diperdagangkan di platform futures mereka. Sepanjang Juni, mereka akan menambahkan 60 token baru, sehingga totalnya menjadi lebih dari 150 token.
Langkah ini disebut sebagai upaya memenuhi kebutuhan trader yang ingin diversifikasi strategi di tengah pasar yang terus berubah.
Crypto di Indonesia: Antara Adopsi dan Regulasi
Indonesia saat ini berada di tengah fase transisi menuju adopsi aset digital yang lebih luas. Dengan lebih dari 18 juta pengguna kripto menurut data Bappebti, masyarakat Indonesia menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap aset digital, baik sebagai investasi alternatif maupun sarana spekulatif.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
