
Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren turun harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Di tengah volatilitas pasar kripto, sejumlah pernyataan besar kembali mencuat dari tokoh-tokoh ternama. CEO BlackRock memperingatkan potensi kehilangan status dolar sebagai mata uang cadangan global, Elon Musk menegaskan pemerintah AS tak ada rencana memakai Dogecoin, dan keluarga Trump memperluas bisnis kripto lewat perusahaan tambang Bitcoin baru.
Pernyataan Elon Musk pada acara town hall di Wisconsin, Minggu (30/3), menepis spekulasi soal Dogecoin digunakan secara resmi oleh pemerintah AS. Musk menjelaskan bahwa kesamaan nama antara proyek pemerintah D.O.G.E. (Department of Government Efficiency) dan kripto Dogecoin (DOGE) hanya kebetulan semata.
“Tidak ada rencana pemerintah untuk menggunakan Dogecoin, sejauh yang saya tahu,” ujar Musk, dikutip dari The Block, Senin (31/3).
Komentar ini langsung berdampak pada harga DOGE yang sempat anjlok 5 persen, meski kemudian pulih dan diperdagangkan di kisaran USD 0,17 atau Rp 2.788 (kurs Rp 16.400).
Dalam surat tahunan kepada investor, CEO BlackRock Larry Fink mengingatkan bahwa utang dan defisit anggaran AS yang membengkak bisa menyebabkan dolar kehilangan statusnya sebagai mata uang cadangan dunia. Fink menyebut Bitcoin dan aset digital sebagai alternatif yang semakin dilirik investor.
“Decentralized finance adalah inovasi luar biasa,” tulis Fink. “Tetapi inovasi itu juga bisa menggerus keunggulan ekonomi Amerika jika investor melihat bitcoin lebih aman daripada dolar.”
BlackRock sendiri menjadi pelopor ETF Bitcoin terbesar saat ini, IBIT, yang berhasil menghimpun lebih dari USD 50 miliar dalam waktu kurang dari setahun.
Sementara itu, perusahaan tambang kripto Hut 8 mengumumkan kemitraan strategis dengan American Data Centers, perusahaan milik Eric Trump dan Donald Trump Jr., untuk meluncurkan entitas baru bernama American Bitcoin.
Dalam penggabungan tanpa uang tunai itu, Hut 8 akan memiliki 80% saham dan mengoperasikan lebih dari 60.000 mesin ASIC. Eric Trump ditunjuk sebagai Chief Strategy Officer, sementara Matt Prusak menjadi CEO.
Keluarga Trump juga diketahui mengendalikan setidaknya 60% proyek World Liberty Financial, platform DeFi berbasis Ethereum yang baru-baru ini meluncurkan stablecoin-nya sendiri.
Perusahaan yang kini berganti nama menjadi Strategy kembali menambah kepemilikan Bitcoin mereka sebesar 22.048 BTC senilai USD 1,92 miliar atau Rp 31,4 triliun, dalam rentang 24-30 Maret. Pembelian dilakukan pada harga rata-rata USD 86.969 per koin.
Dengan tambahan ini, total kepemilikan mereka mencapai 528.185 BTC, senilai USD 43 miliar atau Rp 705 triliun—setara 2,5% dari total suplai Bitcoin yang hanya 21 juta koin.
Perusahaan penerbit stablecoin USDC, Circle, dikabarkan menggandeng JPMorgan Chase dan Citigroup untuk mempersiapkan proses IPO yang rencananya diajukan pada akhir April. Ini menjadi upaya terbaru Circle setelah gagal melakukan merger SPAC pada 2021.
Rencana IPO ini sejalan dengan tren perusahaan kripto lain seperti Kraken dan Gemini yang tengah menimbang untuk melantai di bursa di tengah iklim regulasi yang dinilai semakin kondusif.
Meski pasar masih dilanda ketidakpastian dan volatilitas tinggi, pergerakan besar dari tokoh seperti Elon Musk, Larry Fink, hingga Trump bersaudara menunjukkan bahwa dunia kripto terus menarik perhatian dan menjadi bagian dari strategi bisnis dan geopolitik masa depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
