
Memecoin baru, Cocoro. (Dex Screener)
JawaPos.com – Dunia memecoin kembali kedatangan pemain baru dengan lahirnya Cocoro Coin (COCORO). Koin ini terinspirasi dari anjing Shiba Inu terbaru milik Atsuko Sato, pemilik mendiang Kabosu, anjing yang menjadi ikon Dogecoin (DOGE).
Dilansir dari Decrypt.co, Own the Doge, kolektif yang memegang hak kekayaan intelektual (IP) atas meme Doge asli, mengumumkan peluncuran Cocoro Coin pada jaringan Ethereum layer-2 Base milik Coinbase.
Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan blog pertama Atsuko Sato tentang anjing barunya, Cocoro—anjing Shiba Inu berusia 10 tahun yang baru ia adopsi.
Peluncuran Cocoro langsung menarik perhatian pasar. Pada Sabtu pagi, kapitalisasi pasarnya sempat melonjak hingga USD 80 juta (sekitar Rp 1,29 triliun), meskipun kemudian mengalami koreksi dan turun menjadi USD 46 juta (sekitar Rp 741,6 miliar) dengan harga USD 0,046 per token.
Sebagai bagian dari peluncuran, 75% dari total pasokan token dikunci dalam liquidity pool untuk mendukung perdagangan, sementara 20% dialokasikan untuk airdrop bagi pemegang token DOG dan NEIRO, dan 5% sisanya disimpan untuk cadangan DAO.
Menurut CEO Own the Doge yang menggunakan nama samaran Smoke, pemilihan jaringan Base sebagai platform Cocoro bukan tanpa alasan.
"Kami adalah penggemar besar dari apa yang dilakukan Base untuk ekosistem ini. Mereka telah membuat Ethereum lebih cepat dan lebih terjangkau untuk digunakan dalam skala besar," ujar Smoke.
Sejak tahun lalu, DOG token milik Own the Doge telah memiliki lebih dari 1 juta pemegang di jaringan Base, sehingga masuk akal bagi tim untuk meluncurkan Cocoro di jaringan yang sama.
Berbeda dari kebanyakan memecoin yang bermunculan tanpa izin, peluncuran Cocoro dikelola langsung oleh Own the Doge, yang telah memiliki hak resmi atas meme Doge.
Hal ini berbeda dengan tren sebelumnya, di mana banyak memecoin tidak resmi muncul setelah Sato mengadopsi anjing baru.
Neiro, anjing Shiba Inu lain yang diadopsi oleh Sato tahun lalu, juga sempat menginspirasi peluncuran banyak memecoin liar yang tidak memiliki keterkaitan resmi dengannya.
Untuk menghindari hal serupa, Own the Doge kini secara resmi mengelola peluncuran Cocoro dan mengendalikan IP-nya.
Namun, langkah ini tampaknya berdampak negatif bagi token Neiro (NEIRO). Setelah pengumuman Cocoro, harga NEIRO justru anjlok 14% dalam sehari karena investor mengalihkan perhatian mereka ke token baru ini.
Dogecoin pertama kali diciptakan pada 2013 oleh Billy Markus dan Jackson Palmer sebagai lelucon tanpa keterlibatan Atsuko Sato. Tetapi, akhirnya berkembang menjadi salah satu mata uang kripto terbesar di dunia.
Kini, dengan Cocoro Coin yang mendapat pengakuan resmi dari pemilik asli meme Doge, apakah koin ini bisa mengulang kesuksesan Dogecoin?

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
