Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 22.29 WIB

Harga Ethereum Terpuruk, Analis: Salah Satu Grafik Terburuk dalam Sejarah

Ilustrasi ethereum. (Unchained Crypto) - Image

Ilustrasi ethereum. (Unchained Crypto)

JawaPos.com – Ethereum (ETH) terus tertinggal dari kripto utama lainnya, membuat banyak investor mempertanyakan prospeknya dalam waktu dekat.

Meskipun aset digital lain telah mencapai rekor tertinggi baru dalam siklus bull market ini, Ethereum justru mengalami tren penurunan setelah gagal menembus level USD 4.000 (Rp 64,800 juta).

Menurut analis kripto Mags, Ethereum saat ini menunjukkan salah satu grafik terburuk dalam sejarahnya. Ia menilai bahwa siklus bull market kali ini mungkin menjadi yang paling tidak produktif bagi ETH sejak pertama kali masuk pasar.

ETH telah mencoba menembus level USD 4.000 (Rp 64,800 juta) sebanyak tiga kali, tetapi selalu gagal karena tekanan jual yang kuat. Setiap kegagalan breakout menyebabkan harga turun lebih dalam, dengan ETH kini berada di bawah garis tren naik dari siklus sebelumnya.

Mags mengidentifikasi dua skenario utama untuk Ethereum dalam waktu dekat. Jika ETH terus bergerak turun tanpa dukungan kuat, harga bisa jatuh ke level USD 1.060 (Rp 17,172 juta), yang merupakan titik terendah dalam range saat ini.

Sedangkan kalau ETH berhasil bangkit dan menembus kembali USD 2.500 (Rp 40,500 juta), ada kemungkinan harga kembali mencoba breakout ke USD 4.000 (Rp 64,800 juta).

Namun, secara teknikal, skenario bearish lebih mungkin terjadi mengingat tren turun masih mendominasi pasar ETH.

Di tengah tren negatif, analis teknikal Jonathan Carter melihat potensi pembalikan arah. Ia mengidentifikasi pola Descending Channel pada grafik Ethereum dalam kerangka waktu 2 jam, yang sering kali menjadi sinyal awal sebelum terjadi breakout ke atas.

Carter memperkirakan bahwa jika ETH berhasil keluar dari pola ini, harga bisa naik ke target berikut:

  • USD 1.962 (Rp 31,800 juta)
  • USD 2.143 (Rp 34,700 juta)
  • USD 2.320 (Rp 37,584 juta)
  • USD 2.530 (Rp 40,960 juta)

Namun, untuk bisa membalikkan tren turun, ETH harus mendapatkan volume perdagangan yang cukup besar saat mencoba breakout dari garis resistensi pola tersebut.

Saat ini, Ethereum berada dalam kondisi yang sangat krusial. Jika harga tidak segera menemukan dukungan yang kuat, ETH bisa jatuh lebih dalam ke USD 1.060 (Rp 17,172 juta).

Namun, jika berhasil membentuk breakout, ETH memiliki peluang naik kembali ke USD 2.500 (Rp 40,500 juta) hingga USD 4.000 (Rp 64,800 juta).

Para investor perlu memantau volume perdagangan dan level resistensi utama sebelum mengambil keputusan. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore