Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 17.38 WIB

Bitcoin Jatuh ke Rp 1,29 Miliar, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp 1.782 Triliun dalam 24 Jam

Aset kripto Bitcoin. (CFA Institute Blogs)

JawaPos.com – Pasar cryptocurrency mengalami guncangan besar setelah harga Bitcoin (BTC) turun tajam ke USD 80.000 atau sekitar Rp 1,29 miliar pada Minggu (9/3).

Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar BTC menyusut sebesar USD 110 miliar atau sekitar Rp 1.782 triliun, dengan total penurunan mencapai USD 200 miliar sejak Jumat lalu.

Menurut laporan news.bitcoin.com, pada pukul 19:35 ET, harga BTC sedikit pulih ke USD 80.500 (sekitar Rp 1,30 miliar), tetapi masih mencatatkan penurunan 6,6% terhadap dolar AS dalam sehari.

Sentimen pasar yang negatif dipicu oleh kebijakan Presiden Donald Trump, yang baru-baru ini menandatangani perintah eksekutif terkait Strategic Bitcoin Reserve. Langkah ini tampaknya membuat investor khawatir tentang dampak regulasi terhadap pasar kripto.

Selain faktor kebijakan, ketidakpastian ekonomi global juga turut berkontribusi terhadap tekanan di pasar kripto.

Perang tarif AS, yang semakin memanas, serta kebijakan moneter Federal Reserve, menyebabkan penguatan dolar AS dan membuat aset-aset spekulatif seperti kripto mengalami volatilitas tinggi.

Seiring dengan jatuhnya harga Bitcoin, gelombang likuidasi besar-besaran terjadi di pasar kripto. Data menunjukkan bahwa USD 201 juta (sekitar Rp 3,25 triliun) posisi long Bitcoin telah dilikuidasi dalam sehari terakhir.

Secara keseluruhan, total likuidasi di pasar kripto mencapai USD 582,86 juta (sekitar Rp 9,44 triliun), dengan USD 522,95 juta di antaranya berasal dari posisi long.

Selain BTC, beberapa aset digital utama lainnya juga ikut terpukul. Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan seiring dengan guncangan pasar.

Saat ini, total kapitalisasi pasar kripto berada di USD 2,65 triliun (sekitar Rp 42.930 triliun), turun 6,42% dalam sehari.

Para analis memperkirakan volatilitas pasar kripto masih akan berlanjut hingga pertengahan April. Tekanan dari kebijakan moneter AS serta ketidakpastian ekonomi global berpotensi membuat harga Bitcoin dan aset digital lainnya terus berfluktuasi.

Bagi investor, periode ini menjadi ujian kesabaran dalam menghadapi gejolak pasar yang belum menunjukkan tanda-tanda stabilitas.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore