Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 17.34 WIB

Tekanan Politik Memuncak! Donald Trump Didesak Akhiri Perang Iran yang Makan Banyak Biaya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta) - Image

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta)

JawaPos.com - Laporan terbaru dari Reuters mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kini menghadapi tekanan politik yang kian besar untuk segera mengakhiri konflik berkepanjangan dengan Iran.

Perang yang telah berlangsung selama dua bulan itu tak hanya menelan ribuan korban jiwa, tetapi juga mulai menjadi beban keuangan serius bagi Gedung Putih dan Amerika secara keseluruhan.

Mengutip pejabat AS yang mengetahui situasi tersebut, laporan yang dirilis Selasa (28/4) menyebutkan bahwa lembaga intelijen Amerika tengah menganalisis berbagai kemungkinan respons Iran jika Trump secara sepihak mendeklarasikan kemenangan atas konflik tersebut.

Kajian ini dilakukan atas permintaan pejabat senior pemerintahan, dengan fokus pada dampak yang mungkin timbul apabila Amerika Serikat menarik pasukannya dari kawasan konflik. Langkah ini dinilai krusial, mengingat perang yang berlarut-larut berpotensi memengaruhi stabilitas politik domestik.

Sejumlah penasihat bahkan telah memperingatkan bahwa kelanjutan konflik bisa berujung pada kerugian besar bagi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu (midterm) yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Sumber yang sama menyebutkan, badan intelijen AS sebelumnya telah melakukan penilaian awal usai kampanye militer pertama pada Februari.

Hasilnya, mengutip via Middle East Monitor, menunjukkan bahwa jika Trump mengklaim kemenangan dan menarik pasukan, Iran kemungkinan besar akan menafsirkan langkah tersebut sebagai kemenangan mereka sendiri.

“Jika Trump menyatakan AS menang tetapi tetap mempertahankan kehadiran militer dalam jumlah besar, Iran kemungkinan akan melihatnya sebagai taktik negosiasi, namun belum tentu mengarah pada berakhirnya perang,” ujar sumber tersebut.

Situasi ini menempatkan pemerintahan Trump dalam posisi dilematis: antara mengakhiri konflik dengan risiko persepsi kekalahan, atau melanjutkan perang dengan konsekuensi politik yang semakin berat di dalam negeri.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore