Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 April 2023 | 13.16 WIB

Kesengsem Mazda Kotak sejak Muda, Jatuh Cinta Sampai Tua, Miliki Belasan Unit

Koleksi Mazda Kotak milik Pak de Bei Budiono. - Image

Koleksi Mazda Kotak milik Pak de Bei Budiono.

JawaPos.com - Mengoleksi mobil klasik yang langka tentu bukan perkara mudah. Sebab mobil klasik yang sudah termakan usia butuh perlakuan khusus. Apalagi soal perintilan orisinal yang dibutuhkan, juga mesin dan kondisi bodinya yang mungkin sudah dimakan korosi.

Meski demikian, bagi Pak de Bei Budiono, salah satu kolektor mobil klasik di Jakarta dan sekitarnya, kecintaanya terhadap mobil lawas tak bisa ditawar. Baginya, setiap mobil yang dimilikinya punya cerita, misalnya belasan Mazda Kotak atau Mazda B600 yang sekarang terparkir di garasinya.

"Mazda Kotak ini bagian panjang dari sejarah kehidupan saya. Konon, cerita ibu saya dulu, saya lahir ya di dalam Mazda Kotak milik ayah saya dulu," kisah Pak de Bei Budiono kepada JawaPos.com saat ditemui di markasnya di bilangan Tangerang Selatan.

Sejarah Pak de Bei Budiono kesengsem Mazda Kotak sejatinya dimulai saat dia muda. Zaman sekolah. Dengan sang ayah sudah pernah punya Mazda Kotak, hal tersebut yang membuatnya makin tergila-gila lagi dengan Kei Car langka asal Jepang itu.

"Dulu ya ayah saya memang punya. Tapi kan namanya masih anak-anak, nggak boleh nyopir. Akhirnya minta motor trail, ya, nggak dikasih juga, disuruh pake sepeda. Lambat laun, berproses sampai akhirnya bisa beli sendiri. Kalau dulu zaman saya muda orang-orang pada pake trail, saya pake Mazda Kotak," kenang Pak de Bei Budiono.

Koleksi Mazda Kotak Pak de Bei Budiono sendiri nggak main-main. Total, sekarang ada 13 unit Mazda Kotak terparkir di garasinya. Semuanya layak jalan dan yang menarik adalah pajaknya hidup. Dibangun sepenuh hati, dijaga sampai rela mati.

Pokoknya Mazda Kotak. Terlebih, kecintaannya pada Mazda Kotak juga diperkuat dengan kenangan masa remajanya saat bertemu mantan pacarnya dulu. Sekarang sudah jadi istrinya, dia adalah Diana.

Menggilai Mazda Kotak sejak 1988, gairahnya akan mobil mungil bikinan Jepang ini kembali meningkat saat istrinya ngajak "pacaran lagi". Mengenang tempo dulu, zaman muda, zaman pacaran dengan sang istri.

Pak de Bei Budiono, kolektor belasan Mazda B600 atau Mazda Kotak.

Pak de Bei Budiono sendiri sebelum seperti sekarang sebetulnya sudah sempat punya lebih dari satu Mazda Kotak pada awal 2000-an lalu. Namun, namanya hobi, kadang mesti kalah dengan kebutuhan.

"Awal-awal 2000-an sempat habis (Mazda Kotaknya). Karena kebutuhan, anak yang ini harus sekolah, yang satu lagi harus sekolah. Yasudah, akhirnya mesti direlakan. Habis. Mulai bangun Mazda Kotak lagi di tahun 2018, itu tadi, saat istri ngajak pacaran lagi," tutur Pak de Bei Budiono.

Dari sebanyak 13 unit Mazda Kotak yang nangkring di garasinya, Pak de Bei Budiono menerangkan kalau unit-unit Mazda B600 itu merupakan yang bisa diselamatkan. Tadinya ada 16, yang lain diricah, dipotong untuk melengkapi mobil lainnya yang lebih layak dibangun.

"Main mobil tua kan begitu. Potong sana, potong sini. Istilahanya substitusi. Part-nya saling melengkapi. Yang ini diambil untuk melengkapi yang lain. Ya mesti rela," terang Pak de Bei Budiono.

Membangun Mazda Kotak yang dulu lekat dengan kenangan masa muda juga tidak mudah. Pak de Bei Budiono sendiri diketahui merupakan kolektor mobil tua kawakan. Hampir semua mobil antik pernah dia koleksi.

Koleksi Mazda Kotak yang sekarang dimilikinya juga punya nilai tinggi dari para pemilik sebelumnya. Dia bahkan pernah punya Mazda B600 eks Burhanudin Harahap, Menteri Keuangan zaman Kabinet Gotong Royong era Ir Soekarno.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore