
Ilustasi gigi putih karena perawatan yang rutin dilakukan.
JawaPos.com - Senyuman dengan gigi yang rapi tentu akan terlihat lebih segar dan memesona. Untuk miliki senyuman sempurna, tentunya harus mempertahankan kesehatan gigi dan mulut. Bahkan, ada juga yang menggunakan teknik Veneer dan Whitening untuk mempercantik gigi saat tersenyum. Apa beda keduanya?
Dalam Dental Talkshow sekaligus launching Beautylogica Clinic, drg. Jeffry Susanto menjelaskan teknik veneer dan whitening gigi saat ini semakin populer. Tak hanya untuk gaya hidup, akan tetapi tren ini membuat kaum hawa pada khususnya ikut-ikutan ingin mencobanya.
"Veneer dan Whitening gigi itu hanya sekadar gaya hidup atau bukan sih? Bisa buat semua orang atau enggak sih? dan pasien selalu saya anjurkan datang ke klinik dulu supaya lihat dulu bentuk giginya, dan seberapa perlu sih melakukan keduanya," ujar Jeffry dalam konferensi pers, Kamis (12/7).
Lalu apa bedanya Veneer dan Whitening?
Veneer
Teknik Veneer semakin populer bersamaan berkembangnya media sosial. Banyak klinik kecantikan dan klinik gigi yang menawarkan teknik itu lewat media sosial. Teknik ini juga semakin populer karena diaplikasikan oleh para artis.
Memang harganya masih tergolong mahal bisa mencapai jutaan rupiah hanya untuk satu gigi. Teknik Veneer bisa menambah warna gigi menjadi lebih putih dan merapikan susunan gigi.
Teknik Veneer terbagi menjadi dua yakni teknik Veneer langsung (direct) dan tidak langsung (indirect). Dia menjelaskan teknik Veneer langsung adalah menggunakan bahan tambalan atau komposit pemutih, sedangkan teknik Veneer tak langsung menggunakan bahan porselain sehingga lebih tahan lama.
Teknik ini mampu memperbaiki susunan gigi yang terlalu maju atau tak rapi. Teknik Veneer menambah lapisan gigi hingga 0,8 milimeter.
"Veener bisa mengubah bentuk gigi seperti gigi kelinci, gigi depan ingin lebih panjang. Dan warnanya pun bisa request juga mau seputih apa tergantung pasien. Veener berfungsi untuk memperbaiki gigi patah atau tusak. Atau gigi dengan rongga," kata Jeffry.
Whitening
Sedangkan whitening mengembalikan ke warna dasar gigi pasien. Fakta whitening itu tidak mengubah bentuk gigi. Setiap pasien tidak boleh sembarangan melakukan whitening.
"Dikarenakan proses teeth whitening juga mengangkat mineral flouride pada gigi yang membuat gigi akan terasa linu," kata Jeffry.
Jeffry menjelaskan jika ingin gigi lebih putih tanpa mengubah struktur gigi sebaiknya melakukan whitening saja. Namun itu semua tergantung kebutuhan pasien. Jika memang pasien memiliki kebutuhan pekerjaan yang menuntut penampilan serta senyum yang indah, maka Jeffry menyerahkan sepenuhnya pada keinginan pasien.
"Sebab kalau veneer itu seumur hidup diubahnya. Akan sampai selamanya. Sedangkan whitening ada jangka waktunya yakni 1-2 tahun. Sekarang kami kembalikan kebutuhan pasien," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022