
Perawatan gigi sensitif bisa dimulai dengat menyikat secara benar. (Mental Floss)
JawaPos.com - Perawatan gigi sama pentingnya dengan kesehatan tubuh lainnya. Namun karena ketidaktahuan, tak jarang masyarakat mengabaikan perawatan gigi. Terutama cara menyikat gigi sensitif.
Perlu diketahui, gigi sensitif biasanya disebabkan resesi gusi, abrasi gigi, dan treatment gigi (scaling, veneer, bleaching). Atau karena erosi gigi karena makanan minuman asam, dan gigi sensitif saat hamil.
Menurut survei yang dilakukan oleh Unilever melalui badan riset independen IPSOS pada tahun 2018 memperlihatkan, 1 dari 5 penduduk di Indonesia atau 19 persen dari total populasi mengalami keluhan gigi sensitif. Sebanyak 13 persen menderit gigi sensitif ringan. Sedangkan 6 persen lainnya mengalami gigi sensitif dalam kasus yang berat.
Dari total penderita tersebut, 93 persen penderita tidak mengambil tindakan apapun untuk mengatasi keluhan gigi sensitifnya. Lalu apa langkah sederhana yang bisa dilakukan cegah gigi sensitif?
Tindakan awal yang perlu dilakukan jika memiliki gigi sensitif adalah menyikat gigi yang benar. Pertama-tama gunakan bulu sikat yang halus. Lalu, cara menyikatnya pun berbeda dengan gigi normal. Yakni dengan menyikat leher gigi secara servikal, perbatasan antara gigi dengan gusi.
"Biasanya bagian putihnya saja, padahal bagian pinknya harus disikat karena plak sisa makanan itu banyak menempel di leher gigi tersebut, kalau dibiarkan dalam waktu yang lama bisa jadi karang gigi," kata drg. Andy Wirahadikusumah Sp. Pros Prosthodontist, ketika ditemui di acara Sensitive Expert Talks by Pepsodent, di Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (9/4).
Selain itu, Anda dapat memakai pasta gigi khusus sensitif yang mampu mencegah dan mengurangi rasa ngilu. Seperti Pepsodent yang baru saja meluncurkan pasta gigi khusus sensitif, yang dikenal dengan Sensitive Expert by Pepsodent.
Melalui teknologi dan formula yang dimiliki, pasta gigi ini mampu mengurangi rasa ngilu dalam waktu 30 detik dan mencegah untuk rasa tersebut datang kembali. Hal itu dikarenakan kandungan Potassium Citrate, yang bisa meredakan rasa ngilu syaraf gigi sensitif secara cepat.
Selain itu adapula Hydroxyapatite/HAP Mineral untuk menutup saluran dentin yang terbuka mencegah rangsangan penyebab nyeri pada syaraf gigi. Serta Zinc Citrate untuk menghambat metabolisme bakteri dan terbukti secara klinis dapat menjaga kesehatan gusi seperti mencegah penurunan gusi dan menurunkan resiko sensitivitas gigi di masa depan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
