
Photo
JawaPos.com - Sejumlah negara sudah memberikan vaksin Covid-19 penguat atau booster dua kali kepada para tenaga kesehatan atau nakes, termasuk Indonesia. Kebijakan itu dilakukan karena berbagai varian dan subvarian Covid-19 terus muncul berupa turunan varian Omicron. Apalagi vaksin Covid-19 memiliki kelemahan yakni hanya kuat melindungi antibodi rata-rata 6 bulan.
Apa yang terjadi pada tubuh jika sampai 4 kali mendapatkan vaksin Covid-19? Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan vaksin dinamakan dosis lengkap jika seseorang menerima 3 dosis dan 4 dosis. Tak hanya orang dewasa, sejumlah negara sudah memberlakukan dosis lengkap 3 kali pada anak atau booster. ’’Itu wajar, vaksin itu sifatnya merangsang respons antibodi, vaksin tuh antigennya,” jelas Dicky kepada JawaPos.com, Jumat (29/7).
Lalu, apa yang terjadi pada tubuh jika diberikan booster? Menurut Dicky, saat vaksin disuntikkan ke dalam tubuh, maka dalam 1 minggu, vaksin tersebut sudah melebur atau hilang di tubuh. Justru setelah itu, antibodi yang akan terbentuk dan dirangsang oleh vaksin.
’’Ketika vaksin sudah diberikan, paling 1 minggu itu sudah hilang, tak ada lagi. Yang ada adalah respons tubuh terhadap ancaman virus yang sudah diajari bagian-bagian tubuh sesuai bagian-bagian virus itu,” katanya.
Dicky membantah disinformasi atau anggapan bahwa terlalu banyak vaksin hingga 4 kali atau booster dua kali akan melemahkan imun. Justru sebaliknya, vaksin akan merangsang imun menjadi lebih kuat. ’’Terlalu banyak vaksin akan melemahkan, itu salah. Bahkan sebaliknya. karena vaksin itu bahkan merangsang imun tubuh yang lebih kuat lebih lengkap dan lebih lama,” jelasnya.
Maka saat seseorang merasakan respons usai vaksin atau booster yakni Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), kata dia, itu justru menjadi tanda bahwa antibodi akan terbentuk. Justru tubuh akan terlindungi dan semakin kuat. ’’Jadi kalau misalnya setelah divaksin, gejalanya jadi demam, itu karena tubuh sudah pintar, lebih pintar mengenal ancaman. Dan efeknya akan lebih kebal serta terlindungi dari keparahan dan kematian,” tuturnya. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
