Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16.35 WIB

Setelah Keracunan Makanan, Apa yang Sebaiknya Dimakan dan Dihindari?

Keracunan Makanan (magnific) - Image

Keracunan Makanan (magnific)

JawaPos.com - Keracunan makanan dapat menyebabkan muntah, diare, kram perut, kelelahan, hingga demam ringan.

Kondisi ini biasanya terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, maupun racun.

Meski sebagian besar kasus membaik dalam beberapa hari, tubuh terkadang membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan fungsi pencernaan sepenuhnya.

Dikutip dari Harvard Health, gejala keracunan makanan umumnya berlangsung sekitar 12–48 jam. Namun, infeksi tertentu, termasuk yang disebabkan oleh bakteri E. coli, Salmonella, atau Campylobacter, dapat memerlukan waktu lebih lama untuk pulih.

Setelah gejala utama mereda, sebagian orang masih mengalami kembung, kelelahan, atau sensitivitas pada saluran pencernaan.

Langkah terpenting selama pemulihan adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Muntah dan diare dapat menyebabkan kehilangan cairan serta elektrolit, sehingga air putih, kaldu bening, dan minuman yang tidak mengandung kafein dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan.

Pada kondisi tertentu, larutan rehidrasi oral juga diperlukan untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Minumlah sedikit demi sedikit jika perut masih terasa mual.

Ketika nafsu makan mulai kembali, pilih makanan yang mudah ditoleransi oleh tubuh, seperti nasi, roti tawar, biskuit sederhana, oatmeal, telur, ayam, ikan, dan sayuran yang dimasak hingga lunak.

Porsi kecil dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada perut. Untuk sementara, sebagian orang mungkin perlu membatasi makanan berlemak, gorengan, makanan pedas, minuman manis, kafein, produk susu, serta makanan tinggi serat jika bahan-bahan tersebut memperburuk gejala.

Meski gejala utama sudah hilang, gangguan pencernaan terkadang dapat bertahan lebih lama. Sebagian orang mengalami sindrom iritasi usus pascainfeksi atau gangguan pencernaan fungsional setelah keracunan makanan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore