Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Oktober 2026 | 13.15 WIB

Kemenkes: 333.470 Kasus ISPA di 7 Wilayah Terdampak Karhutla, Harian 4.520 Kasus

lustrasi ISPA. (Drazen Zigicfreepik) - Image

lustrasi ISPA. (Drazen Zigicfreepik)

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif di tujuh wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.520 kasus tercatat sebagai kasus harian.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI Then Suyanti mengatakan, jumlah kasus ISPA pada kelompok usia di atas lima tahun mencapai 258.298 kasus dan pada kelompok balita mencapai 75.172 kasus.

“Secara kumulatif itu ada 333.470 kasus ISPA, dengan kasus hariannya yang masih menderita ISPA adalah 4.520,” ujar Then kepada wartawan, Jumat (23/10).

Then menjelaskan, perkembangan kasus ISPA di tujuh wilayah terdampak karhutla menunjukkan tren yang berbeda jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kalimantan Barat mulai mencatat penurunan, sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih mengalami peningkatan meskipun terdapat tren penurunan.

Sementara itu, kasus ISPA di Kalimantan Timur relatif setara dengan tahun lalu. Adapun Sumatera Selatan dan Riau mencatat kasus yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan tren di Jambi disebut relatif sama dengan tahun lalu.

Untuk menekan dampak kesehatan akibat karhutla, Kemenkes menjalankan sejumlah langkah promotif dan preventif. Upaya tersebut meliputi pembagian masker, edukasi kepada masyarakat mengenai pengurangan risiko kesehatan, serta surveilans kualitas udara dalam ruang dan dampaknya terhadap kesehatan permukiman.

Kemenkes juga memantau penyakit yang berpotensi muncul akibat paparan asap karhutla, mulai dari ISPA, pneumonia, asma, hingga iritasi mata dan kulit. Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), serta alat kesehatan yang dibutuhkan daerah terdampak.

Then mengatakan, koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan. Kemenkes telah menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak karhutla.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore