Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Oktober 2026 | 19.27 WIB

Kurangi Gula Tambahan, Mood dan Fokus Bisa Berubah? Ini Penjelasannya

ilustrasi gula dari magnific - Image

ilustrasi gula dari magnific

JawaPos.com - Mengurangi konsumsi gula tambahan bukan hanya berkaitan dengan pola makan dan berat badan, tetapi juga dapat memengaruhi suasana hati, energi, serta kejernihan berpikir.

Dalam artikel Verywell Mind, Sian Ferguson menceritakan pengalamannya menghindari gula tambahan selama satu bulan untuk mengetahui perubahan yang dirasakan pada kondisi emosional dan kemampuan berkonsentrasi.

Ia tetap mengonsumsi makanan yang mengandung gula alami, seperti buah dan produk susu, sehingga eksperimen tersebut tidak berarti menghilangkan seluruh jenis gula dari pola makannya.

Pada minggu pertama, perubahan yang paling terasa justru muncul dalam kebiasaan sehari-hari. Ferguson harus lebih teliti membaca label makanan karena gula tambahan dapat ditemukan dalam produk yang tidak selalu terasa manis, termasuk saus, camilan, dan makanan kemasan.

Ia belum merasakan perubahan berarti pada suasana hati maupun energi. Pengalaman ini menunjukkan bahwa mengurangi gula tambahan membutuhkan penyesuaian kebiasaan, terutama bagi orang yang terbiasa membeli makanan olahan atau menjadikan camilan manis sebagai hadiah setelah menjalani hari yang melelahkan.

Memasuki sekitar hari kesepuluh, Ferguson mulai merasakan energi yang lebih stabil dan suasana hati yang lebih seimbang. Ia juga berusaha mengenali emosi yang biasanya mendorongnya untuk makan sebagai pelarian dari stres.

Dengan mencatat perasaan dalam jurnal, ia belajar membedakan rasa lapar dengan keinginan mencari kenyamanan melalui makanan.

Pada minggu ketiga, ia merasa lebih mudah berkonsentrasi dan tidak terlalu sering mengalami brain fog, yaitu kondisi ketika pikiran terasa berkabut atau sulit fokus.

Meski demikian, perubahan tersebut merupakan pengalaman pribadi, bukan bukti bahwa mengurangi gula pasti menghasilkan efek yang sama pada setiap orang.

Pada minggu keempat, Ferguson melaporkan bahwa keinginan mengonsumsi makanan manis mulai berkurang, kualitas tidurnya membaik, dan emosinya terasa lebih stabil.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore