
Ilustrasi seorang anak terserang influenza A. (Magnific)
JawaPos.com - Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan kondisi anak saat terserang influenza. Sebab, turunnya demam belum tentu menandakan kondisi anak sudah aman.
Ikatan Dokter Anak Indonesia mencatat sedikitnya ada tiga hal yang perlu diketahui dan dipantau orang tua terkait influenza pada anak.
Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp IPT(K) mengatakan, anak belum selalu mampu mengenali dan menyampaikan keluhan yang dirasakannya.
Karena itu, orang tua maupun pengasuh menjadi radar utama untuk memantau kondisi anak selama sakit.
“Radar terbaik adalah pada orang tua serta pengasuhnya. Yang namanya penyakit itu enggak datang sendiri-sendiri. Jadi, oh ada demam. Lihat aktivitas anak,” ujarnya, Rabu (23/9).
Dia menjelaskan, saat influenza, orang tua perlu melihat bagaimana perilaku anak setelah demam turun.
Jika setelah demam mereda anak kembali aktif, banyak berceloteh seperti biasa, masih mau minum, dan tetap buang air kecil, kondisi tersebut menjadi tanda yang relatif baik.
Namun, orang tua perlu memastikan demam yang turun memang diikuti dengan perbaikan kondisi anak, bukan sekadar akibat pemberian obat penurun panas.
“Kalau anak sedang demam, masih loyo. Tetapi begitu demamnya turun, apakah turun dengan sendirinya atau turun karena dikompres atau minum antipiretik seperti parasetamol,” jelasnya.
“(Kalau) dia beraktivitas seperti biasa, celotehannya seperti biasa, aman,“ lanjut dr Anggraini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022