Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2026 | 13.43 WIB

MCU Rutin Meningkat Sejak Pandemi, Harga Layanan Masih Jadi Masalah

Bincang Santai “Demokratisasi Layanan Kesehatan: Menjadikan Cek Medis Rutin Lebih Terjangkau dan Terbuka" oleh Bumame (Dok Nanda Prayoga/JawaPos.com). - Image

Bincang Santai “Demokratisasi Layanan Kesehatan: Menjadikan Cek Medis Rutin Lebih Terjangkau dan Terbuka" oleh Bumame (Dok Nanda Prayoga/JawaPos.com).

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 dinilai membawa dampak positif terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Kondisi tersebut turut mendorong pemahaman masyarakat mengenai pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU).

CEO Bumame James Andrew Wihardja mengatakan pandemi membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya kesehatan. Menurutnya, peningkatan anggaran pemerintah untuk kesehatan sejak pandemi juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran tersebut.

"Kesadaran masyarakat pada pentingnya kesehatan itu jadi lebih tinggi. Jadi seolah, ya itu menurut saya sesuatu yang membantu meningkatkan tingkat kesadaran (buat) MCU," kata James saat acara peresmian Bumame Kelapa Gading, Jakarta pada Jumat (18/8).

Meski kesadaran kesehatan meningkat, James menilai masih terdapat tantangan yang membuat masyarakat belum banyak melakukan MCU secara rutin."Yang menjadi blocker atau penghalang, kenapa tidak banyak orang di Indonesia mengadopsi atau melakukan medical check-up secara rutin, menurut saya itu sangat simpel, yaitu harga," ujarnya.

James mencontohkan masyarakat cenderung mempertimbangkan harga ketika mendapatkan pilihan layanan dengan kualitas yang dianggap serupa. Bahkan, menurut dia, perbedaan harga dapat menjadi pertimbangan utama meski fasilitas dan layanan yang ditawarkan berbeda.

"Kalau misalnya saya tawarkan untuk tes yang sama, dengan tempat seperti ini, atau di gudang di sebelah, kalau harganya 50 persen lebih murah sebelah, kita semua pasti kasih sebelah," tutur James.

Karena itu, perusahaan sendiri menghadirkan inisiatif Best Price Guaranteed yang ditujukan untuk menjawab persoalan harga tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat membuat layanan pemeriksaan kesehatan berkualitas lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

"Harapan kita benar-benar, orang-orang itu bisa mengasosiasikan bahwa, eh ini kita bisa mendapatkan tes darah dengan kualitas tinggi, karena kita sudah bersertifikasi ISO dan lain-lain, tapi harganya sangat terjangkau," kata James.

Menurutnya, upaya tersebut menjadi salah satu dorongan untuk membuka akses layanan kesehatan kepada masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore