
Kurang tidur mempengaruhi fungsi otak (pexels.com)
JawaPos.com - Kesehatan otak sering kali baru menjadi perhatian saat seseorang mulai mengalami penurunan daya ingat atau gangguan kognitif di usia lanjut.
Padahal, penurunan fungsi saraf dan kerusakan struktur otak tidak terjadi secara mendadak.
Berbagai aktivitas harian yang tampak sepele dan wajar justru dapat mengikis kesehatan organ vital ini secara bertahap.
Melansir dari laman YourTango pada Rabu (09/09), banyak kebiasaan modern yang tanpa disadari memberikan tekanan metabolik serta merusak konektivitas saraf harian.
Menyadari dampak buruk dari gaya hidup ini merupakan langkah awal yang krusial untuk melindungi fungsi kognitif jangka panjang.
Kebiasaan buruk harian berpotensi memicu peradangan saraf (neuroinflammation) dan merusak plastisitas otak.
Kebiasaan seperti kurang tidur, isolasi sosial, dan konsumsi gula berlebih dapat menurunkan tingkat brain derived neurotrophic factor, protein kunci yang mendukung pertumbuhan sel saraf baru.
Kondisi ini terbukti secara klinis mempercepat atrofi otak, menurunkan efikasi diri dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif di masa depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022