
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
JawaPos.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa perluasan akses skrining atau deteksi dini menjadi langkah paling penting untuk menekan tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia. Upaya tersebut dinilai harus diperkuat seiring masih besarnya beban penyakit kanker yang dihadapi masyarakat.
Hal itu disampaikan Budi saat menjadi keynote speaker dalam Bogor Oncology Summit SWICC (BOSS) 2026 yang digelar dalam rangka peringatan satu tahun Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC).
"Upaya promotif dan preventif harus diperkuat, termasuk memperluas akses skrining agar kanker dapat terdeteksi lebih awal," ujarnya, dikutip Selasa (4/8).
Pernyataan tersebut sejalan dengan tingginya angka kasus kanker di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GCO) 2024, Indonesia memiliki lebih dari 1,13 juta penderita kanker. Setiap tahunnya tercatat sekitar 474 ribu kasus baru dengan lebih dari 283 ribu kematian akibat penyakit tersebut.
Data tersebut menunjukkan bahwa masih banyak kasus kanker yang ditemukan ketika sudah memasuki stadium lanjut, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih rendah. Karena itu, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai menjadi salah satu strategi utama untuk menurunkan angka kematian.
Presiden Director Sentra Medika Hospital Group, Dr. drg. Eddy Suharso, S.H., M.Kes., mengatakan keberadaan SWICC di wilayah penyangga Jakarta bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kanker yang lebih komprehensif.
Menurutnya, SWICC mengusung konsep One Stop Cancer Care sehingga pasien dapat memperoleh layanan mulai dari edukasi, deteksi dini, diagnosis hingga terapi dalam satu sistem yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari peringatan satu tahun berdirinya SWICC, rumah sakit tersebut juga meluncurkan program 500 skrining kanker gratis bagi masyarakat. Program tersebut meliputi pemeriksaan kanker payudara, serviks, hati, kolorektal, dan prostat untuk mendorong deteksi dini.
Selain layanan skrining, SWICC juga menggelar kampanye edukasi bertajuk Stronger in Awareness, Together in Detection melalui webinar nasional dan seminar kesehatan. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta deteksi dini kanker.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
