Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 15.28 WIB

Apa Itu Cognitive Immune System? Simak dan Kenali Cara Otak Melindungi Diri dari Hoaks dan Manipulasi 

Simak dan ketahui konsep cognitive immune system (Pinterest)

JawaPos.com - Sama seperti tubuh, otak memiliki sistem kekebalan untuk melawan virus dan bakteri. Selain itu, otak juga dikenal membutuhkan "cognitive immune system" atau sistem imun kognitif.

Menurut ulasan terbaru di Psychology Today, konsep ini menggambarkan kemampuan mental seseorang dalam menyaring informasi, mengenali manipulasi, serta melindungi diri dari hoaks, misinformasi, dan pola pikir yang menyesatkan.

Di era digital, setiap orang dibanjiri informasi dari media sosial, berita, hingga kecerdasan buatan. Tidak semua informasi tersebut akurat atau disampaikan dengan tujuan yang baik.

Tanpa sistem imun kognitif yang kuat, seseorang lebih mudah menerima klaim tanpa memeriksa fakta, terjebak dalam teori konspirasi, atau dipengaruhi bias yang membuat penilaian menjadi kurang objektif.

Sistem imun kognitif bekerja melalui berbagai kemampuan, seperti berpikir kritis, mengenali bias diri sendiri, mengevaluasi sumber informasi, serta bersedia mengubah pendapat ketika menemukan bukti yang lebih kuat.

Dengan kata lain, tujuannya bukan membuat seseorang selalu benar, melainkan membantu mengambil keputusan berdasarkan fakta yang dapat dipercaya.

Kemampuan ini dapat terus dilatih. Membiasakan diri memeriksa sumber informasi, membaca dari berbagai sudut pandang, menghindari reaksi emosional yang terburu-buru, serta terbuka terhadap diskusi yang sehat merupakan beberapa cara untuk memperkuat sistem imun kognitif.

Semakin sering otak berlatih mengevaluasi informasi secara kritis, semakin baik kemampuannya menghadapi arus informasi yang kompleks.

Menjaga kesehatan mental tidak hanya berarti mengelola stres atau tidur yang cukup. Melatih sistem imun kognitif juga menjadi bagian penting agar otak tetap tangguh, mampu membedakan fakta dari opini, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru.

Dengan demikian, seseorang dapat mengambil keputusan yang lebih rasional, bijaksana, dan berdasarkan bukti.

 
 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore