Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 00.06 WIB

Melasma Tidak Sebabkan Kanker, tapi Waspadai Penggunaan Skincare Sembarangan

Over Treatment memperparah kondisi melasma. (Pexels) - Image

Over Treatment memperparah kondisi melasma. (Pexels)

JawaPos.com - Gangguan kulit wajah, Melasma, tidak akan berkembang menjadi kanker kulit. yang perlu diwaspadai justru skincare yang dugi=unakan untuk mengatasinya.

Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan skincare atau krim pemudar flek yang dijual bebas.

Karena produk yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau steroid justru dapat menimbulkan kerusakan kulit hingga gangguan organ tubuh.

Dokter spesialis kulit dr. Stanley Setiawan menjelaskan bahwa melasma merupakan gangguan hiperpigmentasi yang lebih berdampak pada aspek estetika dan psikologis pasien, bukan penyakit yang mengancam nyawa.

"Apakah melasma akan menjadi cancer? Enggak. Melasma bukan suatu kondisi yang mematikan atau membahayakan keselamatan pasien, tapi lebih fokus terhadap tampilan estetika dan psikologis pasien," kata dr. Stanley kepada wartawan, Rabu (15/7).

Waspada Bahaya Produk Perawatan Kulit Abal-Abal

Ia menjelaskan, bahaya justru muncul ketika masyarakat menggunakan produk perawatan kulit yang diperoleh secara tidak bertanggung jawab. Baik melalui penjualan daring maupun sumber lain yang tidak jelas kandungannya.

"Yang menjadi bahaya adalah penggunaan bahan-bahan aktif yang diperoleh secara tidak bertanggung jawab. Kemungkinan saja isinya ada steroid atau merkuri," tegasnya.

"Itu yang membahayakan, tidak disupervisi, dipakai dalam waktu yang cukup lama, diperoleh dengan mudah dan harga yang sangat murah, memberikan efek yang dalam seminggu sudah langsung bagus. Hati-hati, mungkin ada bahan-bahan berbahaya," lanjut dr. Stanley.

Menurut dia, kandungan merkuri dalam produk ilegal dapat menyebabkan kerusakan kulit yang tampak jelas di permukaan.

Bahkan, paparan dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan efek sistemik, termasuk gangguan pada ginjal akibat sifat toksiknya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore