Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 06.48 WIB

Sains Ungkap Alasan Mengapa Tidur Miring ke Kiri Bikin Mimpi Terasa Aneh

Sains Ungkap Alasan Mengapa Tidur Miring ke Kiri Bikin Mimpi Terasa Aneh/Freepik. - Image

Sains Ungkap Alasan Mengapa Tidur Miring ke Kiri Bikin Mimpi Terasa Aneh/Freepik.

JawaPos.com - Setiap orang pasti memiliki preferensi masing-masing saat memejamkan mata di malam hari, mulai dari telentang, tengkurap, hingga menyamping. Selama ini, mitos yang berkembang di masyarakat kerap mengaitkan mimpi buruk dengan kebiasaan makan terlalu kenyang sebelum tidur, atau mengonsumsi cokelat dan keju. Bahkan, kreator konten TikTok asal Kanada, Celina Myers, sempat viral karena mendokumentasikan pengalaman kocaknya berjalan dalam tidur akibat makan keju. Namun, riset ilmiah terbaru justru membuktikan bahwa posisi tubuh saat di atas kasur memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap kualitas mimpi Anda.

Berdasarkan sejumlah penelitian neurologi, posisi tidur terbukti memengaruhi fungsi dan cara kerja otak saat memproses visualisasi bunga tidur. Menariknya, bagi Anda yang terbiasa tidur miring ke kiri, sains menangkap adanya kecenderungan psikologis yang unik, posisi ini justru paling sering memicu mimpi yang intens, aneh, dan sulit dilupakan.

Bagaimana posisi tubuh di malam hari bisa merekayasa isi otak kita saat terlelap? Dikutip dari Your Tango, berikut adalah fakta dan data ilmiah yang berhasil dihimpun:

Tidur Miring ke Kiri vs Miring ke Kanan: Dua Sensasi Mimpi yang Berbeda

Sebuah studi klinis yang dirilis pada tahun 2004 menguji pengaruh orientasi tubuh terhadap kualitas tidur pada 63 subjek. Para partisipan diminta untuk tidur hanya pada satu sisi (kiri saja atau kanan saja), kemudian mengisi kuesioner ekstensif mengenai apa yang mereka ingat dari mimpi mereka setelah terbangun.

Hasilnya cukup mengejutkan. Partisipan yang tidur miring ke kiri menunjukkan tingkat gangguan tidur yang jauh lebih tinggi. Sebanyak 41% dari mereka melaporkan mengalami mimpi buruk yang mengganggu kestabilan emosi.

Sebaliknya, mereka yang tidur miring ke kanan melaporkan kualitas tidur yang jauh lebih tenang. Meski mimpi mereka lebih sedikit, visualisasi yang muncul cenderung menyenangkan dan berpusat pada perasaan aman serta lega. Walau ukuran sampel studi ini tergolong kecil, para peneliti meyakini adanya korelasi kuat antara posisi jantung-lambung terhadap stimulasi sistem saraf otak saat tidur.

Tidur Tengkurap: Sensasi "Ketindihan", UFO, hingga Mimpi Tema Dewasa

Jika mimpi buruk miring ke kiri dirasa belum cukup aneh, maka Anda harus melihat hasil penelitian dari Hong Kong Shue Yan University pada tahun 2012. Studi yang melibatkan skala subjek lebih luas, yaitu 670 orang, menemukan bahwa posisi tidur tengkurap (telungkup) menghasilkan jenis mimpi yang paling ekstrem.

Para peneliti mencatat bahwa orang yang tidur tengkurap secara konstan mengalami mimpi yang menakutkan terkait keterbatasan fisik. Mereka sering bermimpi dicekik, sesak napas, dikurung, terikat, atau tidak mampu menggerakkan anggota tubuh, kondisi yang di Indonesia sering disebut sebagai gejala "ketindihan" atau sleep paralysis.

Menariknya, distorsi pernapasan akibat dada yang tertekan kasur ini juga memicu distorsi visual yang tidak biasa pada otak. Subjek tidur tengkurap secara signifikan lebih sering bermimpi melihat objek terbang tak dikenal (UFO) atau diculik alien.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore