Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 06.19 WIB

BPOM Pastikan Galon Guna Ulang Berizin BPOM dan SNI Aman

Ilustrasi galon guna ulang. (ANTARA) - Image

Ilustrasi galon guna ulang. (ANTARA)

JawaPos.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan bahwa semua galon guna ulang yang sudah memiliki izin edar BPOM dan SNI aman dipakai. Hal itu termasuk galon berbahan polikarbonat (PC) dan Polyethylene Terephthalate (PET) yang saat ini banyak beredar di masyarakat aman untuk dipakai.

"Ya tentu aman, yang sudah (berijin) Badan POM nya sudah pasti aman. Karena kan salah satu persyaratan Badan POM mengeluarkan kalau dia sudah punya SNI kan. Jadi semua kemasan yang ber-SNI itu aman," kata Taruna kepada wartawan, Kamis (25/6).

Profesor bidang Farmakologi ini mengatakan bahwa jaminan keamanan tersebut bukan hanya dari SNI tetapi juga pengawasan ketat yang dilakukan BPOM terhadap produsen. Ia memastikan bahwa BPOM telah memeriksa seluruh proses produksi hingga sertifikasi produk, pabrik, dan kemasan.

"Jadi, kita tidak sekadar administratif tapi kita ada data empirisnya, jadi kalau sudah ada data Badan POM, aman," paparnya.

Namun begitu, Taruna tetap mengingatkan masyarakat untuk teliti setiap menggunakan kemasan air minum jenis apapun. Ia meminta konsumen untuk memastikan kondisi kemasan, label, izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa.

Konsumen juga harus selalu menyimpan dan membersihkan kembali galon sebelum digunakan dan diisulang guna mencegah pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur, bakteri, atau parasit. Taruna mengatakan, penyimpanan dan kebersihan kemasan dapat mencegah masalah timbul kemudian hari.

"Karena yang kita bisa hukum kan hanya produsennya, gimana kalau dia sendiri (konsumen tidak teliti)? Makanya itu perlu diakhiri dengan edukasi masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Profesor asal IPB, Suprihatin menegaskan bahwa usia galon tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya ancaman kesehatan. Pakar lingkungan dan keamanan pangan ini menjelaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada umur galon, melainkan pada kebersihan fisik serta kontrol sanitasi dan mikrobiologis.

"Selama ini ini tidak ada laporan ilmiah yang menunjukkan galon guna ulang menimbulkan dampak kesehatan hanya karena faktor usia pemakaian," kata Prof. Suprihatin.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore