
Ilustrasi: Galon guna ulang. (Istimewa)
JawaPos.com — Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu cemas menggunakan galon guna ulang karena produk air minum dalam kemasan (AMDK) tetap berada dalam pengawasan ketat melalui standar nasional, audit berkala, hingga proses sanitasi sebelum diedarkan kembali.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijanti Punguan Pitaria menegaskan bahwa seluruh produk AMDK wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan diawasi secara rutin.
“Produk AMDK merupakan produk yang diberlakukan SNI secara wajib serta dilakukan pemantauan dan pengujian parameter kualitas melalui audit surveilans secara berkala untuk memastikan keamanan konsumsi di tingkat konsumen,” kata Merrijanti.
Menurutnya, pengawasan dilakukan berdasarkan berbagai regulasi keamanan pangan, termasuk Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2024.
Ia menjelaskan, setiap galon guna ulang yang kembali ke pabrik wajib melalui tahapan pemeriksaan fisik, pencucian, sanitasi, hingga quality control sebelum diisi ulang.
“Setiap galon yang digunakan kembali harus melalui proses sanitasi dan pengawasan kualitas. Industri juga melakukan pengecekan kondisi fisik dan usia galon sebelum dipakai kembali,” ujarnya.
Merrijanti menegaskan galon yang sudah tidak memenuhi standar tidak akan digunakan kembali. Industri juga memiliki mekanisme afkir untuk menarik kemasan yang dianggap tidak layak edar.
Selain pengawasan pemerintah, sejumlah penelitian akademik dari Institut Teknologi Bandung dan Universitas Sumatera Utara disebut menunjukkan kandungan BPA pada air dalam galon guna ulang berada jauh di bawah ambang batas aman regulator.
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan juga menyatakan seluruh kemasan pangan yang beredar di Indonesia, termasuk galon polikarbonat, tetap aman digunakan selama memenuhi ketentuan batas migrasi BPA yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Kemenperin menyoroti penggunaan galon industri oleh depot air isi ulang di luar jalur resmi karena dinilai menyulitkan pengawasan kondisi fisik galon di lapangan.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
