Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 20.51 WIB

Daftar 22 Produk Herbal Mengandung Bahan Kimia, BPOM Temukan Banyak Obat Kuat Pria

Ilustrasi: Petugas menata barang bukti obat herbal ilegal saat rilis kasus pengungkapan pabrik obat herbal ilegal.(Dok.JawaPos.com). - Image

Ilustrasi: Petugas menata barang bukti obat herbal ilegal saat rilis kasus pengungkapan pabrik obat herbal ilegal.(Dok.JawaPos.com).

JawaPos.com - Daftar 22 produk herbal alias obat bahan alam (OBA) yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dirilis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dari puluhan produk tersebut, mayoritas merupakan obat kuat pria yang terbukti mengandung zat berbahaya seperti sildenafil hingga tadalafil.

BPOM menemukan 22 merek OBA bermasalah itu dalam pengawasan periode Maret 2026. Sebanyak 10 produk diketahui memiliki nomor izin edar (NIE), namun izinnya kemudian dibatalkan. Sementara 12 produk lainnya tidak memiliki izin edar atau mencantumkan NIE palsu pada kemasannya.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengatakan produk ilegal tersebut diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi dan sebagian menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengecoh konsumen.

“Produk-produk ilegal ini diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen. Ketiadaan izin edar ini berarti produk-produk tersebut tidak pernah melewati proses evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu oleh BPOM, sehingga kandungan di dalamnya sangat membahayakan konsumen,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/5).

Mayoritas Produk Adalah Obat Stamina Pria

Dari total 22 produk, Taruna mengatakan bahwa sebanyak 13 merek merupakan produk stamina pria. Produk-produk tersebut diketahui mengandung BKO seperti sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, hingga metil testosteron.

Selain produk stamina pria, BPOM juga menemukan enam produk pegal linu yang mengandung zat seperti deksametason, natrium diklofenak, asam mefenamat, prednisolon, dan kafein.

Sementara itu, satu produk penggemuk badan diketahui mengandung siproheptadin dan dua produk pereda gatal mengandung klorfeniramin maleat, parasetamol, mikonazol, serta kafein.

Risiko Kesehatan Bisa Picu Gangguan Jantung

Taruna Ikrar menegaskan penggunaan bahan kimia obat dalam produk herbal sangat berbahaya karena dosisnya tidak diketahui secara pasti dan tidak berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Menurutnya, kandungan sildenafil, tadalafil, dan nortadalafil pada produk stamina pria dapat memicu gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak bila dikonsumsi sembarangan.

Sementara penggunaan deksametason, prednisolon, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara terus-menerus berisiko menyebabkan kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga gangguan hormon seperti moon face.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore