Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Mei 2026 | 17.02 WIB

Tes Urine 50 Vaper di Bekasi Negatif Narkoba, Komunitas Vape Tegaskan Dukung Perang Melawan NAPZA

Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Istimewa) - Image

Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 50 pengguna rokok elektronik atau vaper di Bekasi dinyatakan negatif narkoba usai menjalani tes urine sukarela dalam kegiatan komunitas vape 'Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia'. 

Aksi yang dilakukan baru-baru ini tersebut bertujuan untuk membuktikan bahwa vape legal tidak digunakan sebagai sarana penyalahgunaan zat terlarang sekaligus meluruskan stigma yang berkembang di masyarakat.

Kegiatan yang digelar komunitas Therion DNA Indonesia itu turut mendapat apresiasi dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi. Seluruh peserta yang diperiksa dinyatakan bebas dari berbagai golongan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Konselor Adiksi BNK Kabupaten Bekasi, Linda, mengatakan hasil tes menunjukkan tidak ada indikasi penggunaan NAPZA di kalangan peserta yang menggunakan produk vape legal.

“Berdasarkan tes urine yang telah kita lakukan kepada 50 member (konsumen vape legal), berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap beberapa golongan NAPZA, didapatkan hasil dari seluruh member yang sudah kita lakukan tes hasilnya negatif, dan tidak ditemukan tanda penggunaan NAPZA. Saya sangat antusias dan mengapresiasi. Mewakili dari BNK Kabupaten Bekasi, saya memberikan applause yang luar biasa untuk member vapers yang mendukung program pemerintah War on Drugs for Humanity,” ujar Linda, dikutip Rabu (20/5).

Langkah tersebut dinilai menjadi upaya penting untuk meningkatkan kesadaran publik bahwa produk tembakau alternatif berbeda dengan narkoba maupun produk ilegal yang dicampur zat berbahaya.

Ketua Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (Gebrak), Garindra Kartasasmita juga menilai kegiatan serupa perlu diperluas ke berbagai daerah agar edukasi mengenai vape dan produk tembakau alternatif bisa lebih tepat sasaran.

“Sebanyak 50 orang dites urine dan semua hasilnya negatif. Hasil ini luar biasa dan semoga bisa dilakukan juga di daerah lain. Kita tidak boleh berhenti mengedukasi masyarakat mengenai produk tembakau alternatif. Informasi yang beredar harus benar, bahwa produk ini bukan narkoba,” kata Garindra.

Ia menambahkan, produk tembakau alternatif seperti vape, produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin dinilai memiliki profil risiko lebih rendah dibanding rokok konvensional bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok.

Menurutnya, berbagai kajian ilmiah baik dari dalam maupun luar negeri telah menunjukkan adanya potensi pengurangan risiko dari produk-produk tersebut dibandingkan rokok biasa, meski penggunaannya tetap ditujukan khusus bagi konsumen dewasa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore