
Ilustrasi hipertensi. boldsky
JawaPos.com – Menjaga konsumsi makanan dan minuman adalah salah satu faktor penting agar tak hipertensi di usia muda. Kasus hipertensi kini tak lagi identik dengan usia lanjut. Gaya hidup tidak sehat, konsumsi makanan tinggi garam, hingga minuman manis kekinian membuat tekanan darah tinggi mulai banyak ditemukan pada usia muda.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI mengatakan, salah satu langkah paling penting untuk mencegah hipertensi adalah membatasi konsumsi garam harian.
Menurutnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi garam kurang dari lima gram per hari atau sekitar satu sendok teh, termasuk garam yang terkandung dalam masakan maupun makanan kemasan.
“Masalahnya, orang Indonesia rata-rata konsumsi garam jauh lebih tinggi dari ini, sering dua sampai tiga kali lipat,” ujar dr. Sukamto saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (19/5).
dr. Sukamto menjelaskan bahwa makanan olahan dan kemasan menjadi salah satu sumber garam tertinggi yang sering dikonsumsi masyarakat tanpa disadari. Hal ini membuat hipertensi terjadi.
Beberapa jenis makanan yang perlu dibatasi antara lain mi instan, sosis, nugget, kornet, ikan asin, hingga dendeng. Selain itu, makanan dengan pengawet garam tinggi seperti acar, kecap asin, dan terasi juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.
Tak hanya itu, camilan asin seperti keripik dan kacang asin serta makanan cepat saji seperti burger, pizza, dan ayam goreng franchise juga dapat meningkatkan risiko hipertensi bila dikonsumsi terlalu sering.
“Yang perlu dihindari atau dibatasi ketat adalah makanan olahan dan kemasan,” kata dr. Sukamto.
Selain garam, dr. Sukamto juga mengingatkan masyarakat, terutama anak muda untuk membatasi konsumsi gula tambahan dan minuman manis yang kini populer di kalangan anak muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
