
Ilustrasi komplikasi hipertensi snagat berbahaya karena bisa menyebabkan stroke, di ginjal menjadi gagal ginjal, dan di jantung menjadi serangan jantung atau penyakit jantung koroner. (Istimewa)
JawaPos.com – Hipertensi kerap dianggap enteng karena banyak penderita merasa tubuhnya tetap sehat dan tak mengalami gejala khas meski tekanan darah sudah tinggi.
Padahal, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal bila tidak terdeteksi sejak dini.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI mengatakan, gejala hipertensi sering tak diremehkan hingga membuatnya dikenal sebagai silent killer atau pembunuh dalam dia.
“Banyak pasien saya bilang, ‘Dok, saya merasa sehat-sehat saja, tidak ada keluhan.’ Padahal saat diukur, tensinya sudah 160 per 100,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (19/5).
Menurutnya, tubuh manusia memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik sehingga tekanan darah tinggi yang berlangsung lama sering kali tidak disadari oleh penderitanya.
Meski sering tanpa gejala, dr. Sukamto mengingatkan ada sejumlah tanda yang perlu diperhatikan masyarakat. Salah satunya sakit kepala terutama di area tengkuk saat bangun pagi.
Selain itu, hipertensi juga dapat ditandai dengan pusing berputar, mimisan tanpa sebab jelas, jantung berdebar, mudah lelah meski tidak banyak aktivitas, pandangan kabur, hingga sesak napas saat melakukan aktivitas ringan seperti naik tangga.
“Bila ada keluhan seperti ini, segera periksakan tekanan darah,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu menegaskan ada kondisi darurat yang disebut krisis hipertensi dan membutuhkan penanganan segera di rumah sakit.
Gejalanya meliputi sakit kepala hebat yang muncul mendadak, nyeri dada, sesak napas berat, kelemahan pada separuh tubuh, bicara tiba-tiba pelo, hingga kejang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022