
Tekanan darah normal tiap kelompok usia ternyata berbeda-beda. (Freepik/Freepik)
JawaPos.com – Hasil pemeriksaan tekanan darah yang berubah-ubah sering membuat masyarakat bingung. Pada satu pemeriksaan tensi bisa sangat tinggi, namun saat dicek ulang beberapa hari kemudian justru normal. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI menegaskan pentingnya diagnosis rutin
Menurutnya, diagnosis hipertensi tidak boleh ditegakkan hanya dari satu kali pengukuran tekanan darah. Pemeriksaan harus dilakukan minimal pada dua kesempatan berbeda dengan jeda beberapa hari hingga minggu dan dalam kondisi yang benar.
“Diagnosis hipertensi tidak boleh ditegakkan hanya dari satu kali pengukuran. Idealnya, tekanan darah diukur minimal pada dua kesempatan berbeda dengan jarak beberapa hari hingga minggu, dalam kondisi yang benar,” ujar dr. Sukamto saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (19/5).
Pengukuran Tekanan Darah Harus Dilakukan dalam Kondisi Tepat
dr. Sukamto menjelaskan, ada sejumlah syarat agar hasil pemeriksaan tekanan darah benar-benar akurat. Pasien sebaiknya duduk tenang selama minimal lima menit sebelum pemeriksaan dilakukan.
Selain itu, pasien juga tidak disarankan baru selesai merokok, minum kopi, maupun olahraga sebelum pemeriksaan. Kandung kemih juga harus dikosongkan.
“Dan posisi lengan setinggi jantung saat diukur,” jelas dr. Soekamto
Fenomena Jas Putih Jadi Penyebab Tensi Mendadak Tinggi
Di sisi lain, Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu juga mengatakan bahwa tekanan darah yang tiba-tiba tinggi saat di klinik sering disebabkan fenomena jas putih atau white coat hypertension.
Kondisi tersebut terjadi ketika pasien merasa cemas saat bertemu dokter atau tenaga kesehatan sehingga tekanan darah meningkat sementara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022