
Ilustrasi KLB Malaria. (Antara)
JawaPos.com – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai malaria knowlesi, penyakit zoonotik yang dapat menular dari monyet ke manusia melalui gigitan nyamuk. Kini, penyakit itu risikonya meningkat akibat deforestasi serta alih fungsi lahan.
Dokter dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, dr. Inke Nadia Diniyanti Lubis menjelaskan bahwa malaria knowlesi merupakan penyakit zoonosis atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.
Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi yang umumnya menginfeksi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan monyet beruk (Macaca nemestrina).
“Malaria knowlesi itu ialah malaria zoonotit. Jadi penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia,” ujar Dr Inke dalam pemaparannya kepada wartawan, Kamis (14/5).
Ia menjelaskan, selama ini terdapat empat jenis malaria yang umum diketahui menular antarmanusia, yakni malaria falsiparum, vivax, ovale, dan malariae. Sementara malaria knowlesi disebut sebagai jenis kelima yang kini semakin mendapat perhatian.
Berbeda dengan malaria biasa yang menular dari manusia ke manusia melalui nyamuk, malaria knowlesi melibatkan monyet sebagai reservoir utama.
Penularannya terjadi ketika nyamuk Anopheles kelompok leucosphyrus menggigit monyet yang terinfeksi, lalu menggigit manusia.
Nyamuk tersebut umumnya aktif sejak senja hingga fajar dan banyak ditemukan di wilayah pinggiran hutan. Karena itu, risiko penularan meningkat pada masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan maupun area yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.
“Untuk terjadinya penularan malaria knowlesi sangat tergantung dari tiga hal, yaitu harus ada monyet pembawa parasit, ada nyamuk jenis tertentu, dan ada manusia,” jelasnya.
Menurut dr. Inke, masyarakat sebenarnya tidak harus kontak langsung dengan monyet untuk tertular. Dalam banyak kasus, nyamuk menjadi penghubung antara habitat monyet di hutan dengan aktivitas manusia di perkebunan, lahan pertanian, hingga desa.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
