
ILUSTRASI: Hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com – Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama meminta masyarakat dan pemerintah tidak meremehkan hantavirus meskipun penyebarannya dinilai tak semasif Covid-19.
Hal itu menyusul munculnya kasus di kapal pesiar MV Hondius yang melibatkan penumpang dari berbagai negara. Ia menilai, kejadian tersebut sudah menjadi persoalan kesehatan internasional.
“Kejadian di kapal pesiar ini jelas merupakan masalah internasional,” kata Tjandra dalam keterangannya, Sabtu (9/5).
Menurutnya, terdapat sedikitnya tiga alasan mengapa kasus tersebut perlu menjadi perhatian dunia. Pertama, kapal pesiar itu membawa penumpang dari 23 kewarganegaraan berbeda. Kedua, kapal tersebut singgah di berbagai negara selama perjalanan. Ketiga, penumpang yang turun dari kapal sudah melakukan penerbangan ke berbagai negara sehingga berpotensi menularkan penyakit ke orang lain.
Ia juga menyinggung dugaan penularan terhadap seorang pramugari maskapai KLM yang tengah menjadi perhatian otoritas kesehatan internasional.
Pola Penyakit Bisa Berubah
Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes itu juga menjelaskan, selama ini terdapat perbedaan pola kasus hantavirus di kawasan Amerika dibandingkan Eropa dan Asia. Kasus di Amerika disebut cenderung lebih berat dengan angka kematian lebih tinggi.
“Pola yang sekarang ada memang beda antara kejadian di kawasan Amerika dengan kasus di Eropa dan Asia yang angka kematiannya lebih rendah,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan pola penyakit dapat berubah sewaktu-waktu sebagaimana yang terjadi pada berbagai penyakit menular lain.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
