Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 20.37 WIB

Angka Harapan Hidup dengan Denmark Beda 10 Tahun, Menkes Singgung Tingkat Obesitas

Makan buru-buru bisa picu obesitas. (Freepik) - Image

Makan buru-buru bisa picu obesitas. (Freepik)

JawaPos.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti perbedaan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dengan Denmark yang mencapai sekitar 10 tahun. Menurutnya, salah satu faktor utama yang memengaruhinya adalah tingkat obesitas dan pola hidup sehat masyarakat.

Budi mengatakan rata-rata angka harapan hidup masyarakat Denmark berada di kisaran 82 hingga 83 tahun, sedangkan Indonesia masih sekitar 72 hingga 73 tahun.

“Saya tadi baru lihat average life expectancy dari Danish itu antara 82 sampai 83 tahun. Average life expectancy Indonesian itu 72-73 lah. Jadi kita ada 10 years difference,” kata Budi dalam talkshow Kampanye Pencegahan dan Pengendalian Obesitas, Kamis (7/5).

Ia mengaku iri karena masyarakat Denmark memiliki peluang hidup lebih lama dibanding masyarakat Indonesia. Menurutnya, salah satu indikator yang terlihat jelas adalah ukuran tubuh dan indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI).

BMI ideal adalah di bawah 24. Selain itu, ukuran pinggang ideal untuk pria adalah kurang dari 90 cm sementara untuk perempuan di bawah 80 cm.

Budi menjelaskan obesitas berkaitan erat dengan risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkar perut dan berat badan ideal demi meningkatkan peluang hidup lebih panjang.

"Ini bukan masalah fisik, ini masalah kesehatan,” tegasnya.

Menurut Budi, menjaga berat badan bukan hanya soal penampilan, tetapi juga upaya mencegah penyakit tidak menular agar masyarakat dapat hidup lebih lama dan sehat hingga usia lanjut.

Nutri-Level Disebut Bisa Tekan Risiko Obesitas

Dalam kesempatan itu, Budi menyinggung peluncuran Nutri-Level atau Nutri-Grade sebagai bagian edukasi masyarakat untuk memilih makanan dan minuman yang lebih sehat.

Menurutnya, sistem label tersebut dibuat sederhana agar mudah dipahami masyarakat tanpa harus menghitung kalori atau kandungan gizi secara rinci.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore