
Ilustrasi berhenti merokok. /sehatnegeriku.kemkes.go.id
JawaPos.com - Upaya menjaga kesehatan di tengah tekanan kerja yang tinggi kembali menjadi sorotan, terutama terkait kebiasaan merokok yang masih banyak dijadikan cara instan meredakan stres.
Di tengah kondisi ini, pendekatan tobacco harm reduction (THR) atau pengurangan bahaya tembakau mulai banyak dibahas dalam ranah kesehatan.
Sejumlah akademisi dan tenaga medis menilai pendekatan ini bisa menjadi bagian dari strategi pengendalian risiko, namun bukan pengganti utama dari upaya berhenti merokok secara total.
Kolonel Laut (K) Dr. drg. Yun Mukmin A., Sp.Ort. menilai, selama ini upaya menekan angka perokok kerap hanya berupa imbauan yang kurang efektif. Padahal, diperlukan strategi berbasis bukti ilmiah yang lebih aplikatif.
“Kalau hanya sekadar imbauan, biasanya kurang mengena. Maka itu, perlu strategi yang lebih jitu agar prevalensi perokok bisa ditekan,” ujarnya di Jakarta, Senin (4/5).
Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Universitas Padjadjaran, Prof. Amaliya, dalam penelitiannya menemukan bahwa kebiasaan merokok cenderung tinggi di lingkungan dengan tingkat stres tinggi. Banyak individu menganggap rokok sebagai cara untuk meningkatkan fokus atau meredakan tekanan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa rokok konvensional tetap memiliki risiko kesehatan yang besar karena melibatkan proses pembakaran yang menghasilkan berbagai zat beracun.
“Merokok memang sering dianggap membantu mengurangi stres, tetapi risikonya terhadap kesehatan tetap tinggi,” jelasnya.
Harm Reduction Bukan Pengganti Berhenti Merokok
Prof. Amaliya menekankan bahwa pendekatan THR bersifat pelengkap (complementary), bukan pengganti dari program berhenti merokok yang masih menjadi standar utama (gold standard) dalam dunia kesehatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022